Vaksin Kanker Serviks

Vaksin Kanker Serviks

 

Vaksin Kanker Serviks, Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang terjadi pada bagian mulut rahim atau sering disebut kanker leher rahim Yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV) tipe 16 dsb 18.

Human papillomavirus (HPV) adalah sekelompok virus yang terdiri lebih dari 150 tipe virus yang berhubungan. Mereka disebut papillomaviruses karena jenis tertentu juga dapat menyebabkan kutil kelamin, atau papillomas.

Vaksin Kanker Serviks

Vaksin Kanker Serviks

Untuk mencegah kanker ini dapat dilakukan dengan cara vaksin kanker serviks. Vaksin kanker serviks (vaksin HPV) yaitu salah satu metode pencegahan dengan cara pemberian vaksin yang bisa merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang dapat mencegah Human papilloma virus menginfeksi sel yang bisa menyebabkan kanker leher rahim dan beberapa jenis kanker lain.

Untuk wanita, pemberian vaksin kanker serviks direkomendasikan sebanyak tiga dosis dalam tiga kali pemakaian. Vaksin kanker serviks pertama diberikan pada masa remaja yaitu 11-12 tahun, kemudian vaksin kedua diberikan satu atau dua bulan setelah vaksin pertama. Lalu, vaksin ketiga diberikan 6 bulan setelah vaksin pertama. Ketiga dosis vaksin tersebut diyakini sebagai perlindungan jangka panjang dari infeksi HPV. Jika saat remaja dosis vaksin kanker serviks belum lengkap, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk melengkapi dosis vaksin.

Tidak hanya wanita, pria pun dapat memperoleh manfaat dari vaksin HPV.  Bagi kaum pria, virus HPV juga dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker anus serta kanker tenggorokan, selain dari kanker serviks.

Saat ini The Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui dua vaksin untuk mencegah infeksi HPV yaitu Gardasil dan Cervarix.

Kedua vaksin ini sangat efektif dalam mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menyebabkan sekitar 70 persen kanker serviks. Gardasil juga mencegah infeksi HPV tipe 6 dan 11, yang menyebabkan 90 persen penyakit kutil pada kelamin.

Vaksin kanker serviks sangatlah penting terutama bagi wanita karena vaksinasi terbukti bisa mengurangi resiko kanker mulut rahim karena itu vaksinisasi memiliki potensi untuk mengurangi angka kematian akibat kanker serviks sebanyak dua – pertiga wanita. Selain itu, pada saat vaksinisasi juga dilakukan skrining dan papsmeer yang merupakan prosedut normal saat pemberian vaksinisasi. Sehingga bisa mendeteksi atau mengetahui keadaan dan kelainan-kelainan yang mungkin ada pada tubuh sejak dini. Ini juga merupakan salah satu keuntungan yang bisa menjadi alasan kenapa harus melakukan vaksin kanker servik atau vaksin HPV.

Kerja Vaksin Kanker Serviks (Vaksin HPV)

Vaksin kanker serviks HPV bekerja seperti imunisasi lain. Para peneliti berhipotesis bahwa komponen permukaan yang unik dari HPV dapat membuat respon antibodi yang mampu melindungi tubuh terhadap infeksi, dan komponen ini dapat digunakan untuk membentuk dasar vaksin.

Komponen permukaan HPV dapat berinteraksi satu sama lain untuk membentuk Virus-Like Partikel (VLP) yang tidak menular, karena mereka tidak memiliki DNA. Namun, VLP ini dapat menempel pada sel-sel dan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang dapat mencegah papillomavirus menginfeksi sel dimasa mendatang.

Meskipun vaksin HPV dapat membantu mencegah infeksi HPV masa depan, mereka tidak bisa membantu menghilangkan infeksi HPV yang ada. Artinya mereka hanya berfungsi untuk mecegah terjadinya kanker serviks bukan untuk mengobati.

Efek Samping Vaksin Kanker Serviks

Efek samping vaksin kanker serviks atau vaksinasi HPV umumnya terjadi sementara dan tergolong ringan. Beberapa efek yang sering dikeluhkan seperti bengkak, nyeri dan kemerahan di sekitar lokasi suntikan serta sakit kepala.

Selain itu efek samping yang tidak terlalu sering ditemukan yaitu berupa demam, mual dan rasa sakit di sekitar lengan, tangan atau kaki hingga munculnya ruam merah yang gatal. Kemudian, ada pula efek sangat jarang terjadi yaitu terhambatnya saluran pernapasan dan kesulitan bernapas.

Meski terbilang sangat jarang terjadi, vaksin HPV juga kemungkinan dapat memicu reaksi alergi yang parah atau dikenal dengan alergi anafilaksis yang mengancam keselamatan jiwa.

Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk memperoleh vaksin kanker serviks. Minta informasi lengkap guna membuat pertimbangan yang tepat mengenai manfaat yang dapat diperoleh dan risiko efek samping yang ada.

Vaksin Kanker Serviks

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*