Seputar Kanker Serviks

Seputar Kanker Serviks

Seputar Kanker Serviks– Belakangan, kanker serviks atau kanker leher rahim makin santer dibicarakan banyak orang. Beberapa dari mereka menyebut bahwa kanker ini adalah salah satu jenis yang paling mematikan bagi wanita. Beberapa yang lain juga menyatakan bahwa kanker jenis inilah yang paling banyak membunuh wanita di berbagai belahan dunia, termasuk Negara berkembang seperti Indonesia. Mana yang benar? Informasi yang lengkap akan anda butuhkan, tak hanya untuk mengenali kanker serviks atau kanker leher rahim, namun juga untuk mencegah terjadinya penyakit mematikan ini pada diri anda sendiri. Informasi seputar kanker serviks adalah langkah awal anda menghindari resiko terburuk yang akan terjadi akibat kanker yang sering disebut the silent killer ini. Apa itu kanker serviks, apa penyebabnya, bagaimana mencegahnya, dan bagaimana mengobatinya?

Seputar Kanker Serviks– Pertanyaan pertama yang mungkin terlontar dari benak banyak wanita adalah, mengapa kanker serviks makin sering dibicarakan? Berbahayakah kanker ini? Berbagai penelitian menunjukkan bahwa angka penderita kanker serviks makin meningkat belakangan ini. Banyak alasan yang menyebabkan hal ini, salah satunya adalah gaya hidup modern dan resiko yang dibawanya. Banyak pihak menyebut kanker yang menjangkiti daerah leher rahim ini sebagai the silent killer. Pasalnya, kanker ini tidak akan disadari penderitanya, hingga mencapai stadium yang cukup akut.

Seputar Kanker Serviks

Seputar Kanker Serviks

Seputar Kanker Serviks– Tidak banyak, atau bahkan tidak ada gejala yang cukup nyata untu mengetahui apakah Anda sudah terinfeksi HPV, virus penyebab kanker serviks, sebelum semuanya terlambat. Infeksi HPV sering terjadi pada banyak wanita di berbagai belahan dunia. Keluhan yang terjadi akibat infeksi ini cukup ringan, hingga banyak wanita yang tidak lantas berusaha mengobati atau menyembuhkannya hingga tuntas. Infeksi berkepanjangan inilah yang akan beresiko menimbulkan kanker serviks pada stadium lanjut. Proses perubahan dari infeksi HPV menuju kanker serviks membutuhkan waktu lama, sekitar 10 hingga 20 tahun, sehingga pada saatnya diketahui, biasanya stadium atau kondisi penderita sudah cukup parah.

 

Seputar Kanker Serviks- Walaupun gejala kanker serviks hampir tidak bisa dikenali, bukan berarti Anda tak bisa berhati-hati. Beberapa hal yang mungkin Anda kira sebagai hal yang biasa terjadi, bisa jadi adalah gejala awal kanker ini, seperti pendarahan setelah berhubungan seksual, keputihan yang berbau, berwarna dan gatal, juga pendarahan lanjutan pada wanita menopause. Seputar Kanker Serviks- Jika salah satu atau lebih dari gejala di atas terjadi pada Anda, maka disarankan untuk segera menemui dokter demi mendapatkan pencegahan dan atau pengobatan terbaik.

Seputar Kanker Serviks- Pencegahan pun bisa dilakukan bahkan sebelum gejala-gejala ini terjadi. Imunisasi atau vaksinasi kanker serviks bisa dilakukan pada usia dini, saat seorang gadis berusia 10 hingga 25 tahun, demi mencegah terjangkitnya kanker mematikan ini di masa depan. Selain imunisasi, beberapa pencegahan dengan menghindari penyebab inveksi HPV bisa dilakukan. Seputar Kanker ServiksРBeberapa di antaranya adalah dengan menjaga kebersihan daerah kewanitaan dengan menghindari membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih (biasanya di toilet-toilet umum), tidak menggunakan pembalut yang mengandung dioksin/pemutih, tidak berhubungan seksual di usia yang terlalu muda (belasan/remaja), tidak berhubungan dengan banyak pria atau pria yang sering berhubungan badan dengan banyak wanita, dan lainnya. Seputar Kanker Serviks- Melahirkan terlalu sering dan terlalu banyak anak juga bisa menjadi salah satu penyebab kanker serviks. Proses persalinan yang terlalu sering menyebabkan trauma pada leher rahim, yang bisa menjadi penyebab awal infeksi HPV yang mampu mengarah pada kanker serviks. Seputar Kanker Serviks- Pemeriksaan leher rahim (pap smear) secara berkala juga akan mampu mengurangi resiko terjangkitnya kanker ini. Seputar Kanker Serviks- Gejala sekecil apapun yang mampu mengarah pada kanker serviks akan bisa diatasi sesegera  mungkin demi menghindari penyakit ini.

Seputar Kanker Serviks- Bahaya Penularan Kanker Serviks, Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

 

 

Seputar Kanker Serviks

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*