PENGOBATAN KANKER SERVIKS

PENGOBATAN KANKER SERVIKS

Satu lagi momok menakutkan yang harus diwaspadai kaum wanita, kanker serviks (kanker leher rahim), dimana jenis kanker dengan insiden tinggi ini, merupakan penyebab kematian utama akibat kanker di Indonesia, dengan kemunculan sekitar 15.000 kasus per tahun. Kematian akibat kanker serviks diperkirakan terjadi pada satu orang di Indonesia setiap jam. Sedangkan, di seluruh dunia, ada satu orang yang meninggal setiap 2 menit akibat kanker serviks.

Fakta ini bukan ditulis untuk menakut-nakuti Anda, melainkan untuk membangun kesadaran Anda terhadap bahaya dari penyakit ini. Meski menakutkan, setidaknya Anda harus tahu bahwa sebenarnya, angka kejadian kanker serviks berpotensi besar untuk dikurangi karena dari antara semua jenis kanker, hanya jenis kanker inilah yang sudah diketahui penyebabnya. Dengan demikian, pencegahan terhadap kanker jenis ini tentu dapat dilakukan dengan lebih signifikan lagi dibandingkan dengan kanker jenis lainnya.

Bila Anda divonis terkena kanker serviks, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik pengobatan kanker serviks yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, kanker serviks bisa disembuhkan dengan pengobatan dan perawatan yang benar.

pengobatan kanker serviks

pengobatan kanker serviks

1.      Pengobatan Kanker Serviks Konvensional

Sampai saat ini, metode utama pengobatan kanker serviks konvensional, masih bertumpu pada metode operasi dan radioterapi. Pasien kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks.

Pada kasus-kasus tertentu, terutama pada kasus stadium lanjut, pengobatan kanker serviks akan dilanjutkan dengan radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.

Efek samping yang dapat timbul pasca menjalani metode-metode tersebut, bisa jadi berupa resiko infeksi, gangguan fungsi buang air kecil akibat infeksi kandung kemih, dll. Tentu saja, proses pemulihan pada pasien kanker serviks yang menjalani metode pengobatan kanker serviks konvensional ini akan lebih panjang.

Beruntung bagi mereka yang dapat mencicipi teknologi terbaru pengobatan kanker serviks berupa cyrosurgial therapy dan penanaman radiopartikel, dimana bentuk terapi ini dirancang guna membasmi kanker tanpa mengorbankan kualitas hidup pasien. Sayangnya, biaya yang harus Anda persiapkan guna mendapatkan bentuk terapi ini relatif besar, tempatnya pun berada di luar negeri.

Bentuk pengobatan kanker serviks secara konvensional diantaranya :

A.    Operasi pengangkatan

Pengobatan kanker serviks melalui operasi pengangkatan rahim dan uterus (kandungan) dikenal dengan istilah histerektomi yaitu dengan melakukan pengangkatan rahim penderita yang dilakukan pada bagian rahim vagina dan jaringan parametrium, kemudian dilakukan pembersihan bilaterial kelenjar getah bening pada panggul. Ada 4 jenis tingkatan histerektomi:

Histerektomi parsial (subtotal). Operasi pengangkatan yang dilakukan hanya pada rahim. Dengan pengobatan kanker serviks melalui operasi ini penderita kemungkinan menderita kanker rahim masih besar oleh karena itu disarankan melakukan pemeriksaan rutin.

Histerektomi total. Operasi pengangkatan rahim dan mulut rahim. Pada pengobatan kanker serviks melalui operasi ini tidak melakukan pengangkatan tuba falopi dan ovarium.

Histerektomi total dan salpingo-ooforektomi bilateral. Operasi pengangkatan rahim, serviks, tuba falopi dan ovarium.

Histerektomi radikal. Pengobatan kanker serviks dengan operasi pengangkatan rahim, kelenjar getah bening, serviks, bagian atas vagina dan jaringan dalam panggul diangkat. Operasi pengangkatan (histerektomi) dapat melalui perut dan alat kewanitaan (vagina). Histerektomi melalui vagina cenderung lebih beresiko kecil dan cepat pulih . Cara pengobatan kanker serviks melalui histerektomi sering dilakukan  karena memiliki keunggulan yaitu membersihkan lesi kanker dan pengobatan yang lebih cepat. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan mengalami gangguan pada buang air kecil dan pengangkatan yang luas.

B.     Radioterapi

Radioterapi adalah cara paling sering dilakukan untuk pengobatan kanker serviks. Radioterapi juga sangat cocok untuk segala kanker serviks di awal dan lanjut stadium. Radioterapi sendiri adalah penggunaan radiasai pengion yang diberikan pada penderita kankers dengan mematikan sel kanker sesuai dosis pada volume tumor. Radiasi akan merusak sel kanker dan menghambat pembelahan sel. Pemberian radiasi pada penderita kanker serviks disesuaikan dengan ukuran, luas, tipe dan stadium tumor. Meskipun dianggap sebagai pengobatan kanker serviks yang sangat baik akan tetapi memiliki efek samping pada perubahan tubuh yaitu kulit, rambut. Gangguan yang mungkin terjadi adalah infeksi kandung kemih. Radioterapi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan tingkatan stadium kanker serviks.

Radioterapi seluruh panggul (whole pelvis)

Radioterapi karsinoma serviks uteri pasca wertheim

Radioterapi brachiterapi.

C.    Radiopartikel

Teknologi pengobatan kanker serviks yang ditujukan menghambat perkembangan sel kanker dan tidak menggangu kegiatan sehari-hari. Radioterapi menggunakan biji partikel seluas 1,7 cm yang kemudian akan memancarkan sinar gamma dan tidak menghancurkan sel-sel tubuh lain. Pengobatan kanker serviks ini diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kegagalan.

Cara diatas adalah cara yang umum digunakan untuk pengobatan kanker serviks selain pengobatan kolaborasi medis barat-timur, kemoterap dan lain-lain. Penderita kanker serviks diharapkan tidak putus asa karena dalam perkembangan teknologi saat ini banyak sekali menemukan teknik penyembuhan yang bisa membantu meminimalisir kerugian kanker serviks. Segera temukan gejala awal kanker serviks ,konsultasikan dengan dokter segera agar mendapatkan penanganan yang tepat.

2.      Pengobatan Kanker Serviks Alternatif

Bahkan dalam beberapa kasus, kesembuhan total dari kanker serviks stadium lanjut dapat diperoleh lebih cepat dengan tambahan pengobatan kanker serviks alternatif ini. Pada stadium lanjut, pengobatan kanker serviks yang dilakukan memang sebaiknya berupa perpaduan antara pengobatan kanker serviks secara konvensional dengan alternatif, seperti dalam kasus di atas.

Namun, ada juga yang mendapat kesembuhan hanya dengan pengobatan kanker seviks melalui terapi herbal saja. Meski begitu, pilihan sebaiknya dibuat berdasarkan pertimbangan yang baik bersama pasien dan seluruh pihak keluarga. Karena ada juga yang mengalami kesembuhan hanya dengan menggunakan herbal

Tanaman Alami yang biasa digunakan sebagai obat dari kanker serviks, diantaranya :

  1. Sarang Semut

Pada stadium awal, Sarang Semut diyakini dapat menumpas kanker sampai ke akar-akarnya. Tentu saja, dengan diimbangi juga oleh pola hidup yang baik.

2.   Daun Sirsak

Sifat daun sirsak adalah sebagai antiproliferasi yaitu menghambat pertumbuhan sel kanker. Sedangkan pada Daun Sirsak terdapat membunuh berbagai macam sel yang merugikan tubuh yang menimbulkan tubuh kita terserang penyakit. Berdasarkan Penelitian ekstrak daun sirsak terbukti 10.000 kali lebih ampuh dalam membunuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker di bandingkan dengan pengobtan medis yang lain nya. Zat Acetogenins yang terdapat dalam daun sirsak mampu menghambat asupan sel Kanker Serviks sehingga jika ada sel Kanker yang mulai berkembang di dalam tubuh akan kekurangan nutrisi dan mati secara bertahap sampai tuntas.

3.    Kulit Manggis

Kulit manggis mengandung antioksidan xanthone yang di dalamnya terkandung alfamangostin, gammamangostin, dan garsinon-E yang sangat berkhasiat sebagai obat kanker serviks :

a.    Alfamangostin berperan mengendalikan sel kanker dengan mekanisme apotosis alias proses bunuh diri. Dengan kata lain, xanthone mampu mendorong sel kanker melakukan bunuh diri secara sistematis.

b.    Alfamangostin dan garsinon-E menghambat proliferasi sel kanker. Maksudnya xanthone sebagai antiploliferasi mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

c.     Xanthone bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi kesehatan seseorang yang sedang/telah menjalani proses kemoterapi.

PENGOBATAN KANKER SERVIKS

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*