Pengobatan Kanker Serviks Berdasarkan Stadium

Pengobatan Kanker Serviks Berdasarkan Stadium

 

Beragam Pengobatan Kanker Serviks Berdasarkan Stadium nya. Kanker serviks (kanker leher rahim) adalah salah satu penyakit pembunuh yang menempati urutan ketiga. Bahkan masuk ke dalam peringkat tujuh diantarapenyakit ditakuti di dunia. Berbahayakah? Ya! Penyakit ini merenggut separuh kebahagiaan anda. Merenggut mahkota wanita anda! Apakah anda mau menjadi korban selanjutnya?

Pengobatan Kanker Serviks Berdasarkan Stadium

Pengobatan Kanker Serviks Berdasarkan Stadium

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mampu dicegah sejak awal. Karena pada umumnya akan menjangkiti pada wanita ditengah masa produktifnya, yakni usia 35-50 tahun. Bahkan jika perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual dibawah usia 20 tahun, memiliki ancaman lebih besar 2x lipat.

Bagaimana pengobatan kanker serviks berdasarkan stadiumnya ?

Pengobatan Kanker Serviks Tingkatan 0

Dalam tingkatan 0 atau sering disebut stadium 0 atau pra kanker. Para ahli atau dalam hal ini dokter sering menyebut kanker serviks stadium 0 dengan istilah kanker serviks yang masih awal merupakan bentuk awal dari kanker serviks. Istilah lain untuk menyebut kanker pada stadium ini adalah Carcinoma in Situ atau disingkat CIS.

Saat pada tahap 0 atau stadium awal, ketidaknormalan sel atau bakal sel kanker hanya terdapat pada permukaan serviks. Pada tahap ini, sel kanker belum tumbuh dan menyebar ke bagian serviks yang lebih dalam. Untuk pengobatan kanker serviks tahap ini dianjurkan untuk melakukan :

  • Cryosurgery,
  • Operasi bedah laser,
  • Loop Electrosurgical Excision Procedure atau disingkat LEEP/LEETZ
  • Cold Knife Conization.

Sedangkan untuk kanker serviks jenis adenocarcinoma in situ, pengobatan kanker serviksĀ  dapat dilakukan dengan cara biopsi. Pengobatan dengan cara biopsi dapat menjadi pilihan yang tepat bagi penderita kanker serviks tetapi masih ingin memiliki keturunan. Pada pengobatan ini spesimen cone pada penderita akan terlebih dahulu dipastikan tidak terinfeksi oleh sel-sel kanker. Dalam hal ini, penderita kanker serviks yang sedang menjalani treatmen biopsi harus mendapatkan pengawasan dokter.

Setelah penderita kanker serviks tersebut melewati masa kehamilan, setelah persalinan makan harus dilakukan pengobatan kanker serviks selanjutnya. Dalam hal ini biopsi saja tidak cukup, histerektomi sebagai cara pengobatan yang sangat dianjurkan oleh dokter.

Bagi penderita kanker serviks jenis carcinoma in situ atau CIS, treatmen dengan metode histerektomi juga sangat dianjurkan jika setelah treatmen lain sel kanker tetap kembali. Satu hal yang sangat penting diingat adalah, jenis kanker serviks CIS pada stadium 0 dapat disembuhkan secara total jika diberikan treatmen yang tepat.

Pengobatan Kanker Serviks Stadium IA1

Pengobatan kanker serviks yang diberikan jika seorang penderita masuk ke dalam stadium IA1 adalah tergantung pada si penderita. Hal ini berkaitan dengan faktor apakah ia masih tetap menginginkan keturunan atau tidak. Di dalam stadium ini, jika seorang penderita tetap ingin memiliki anak kedua dan seterusnya maka pengobatan yang diberikan adalah pengobatan yang bisa menjaga kesuburan si ibu penderita kanker serviks. Pengobatan Kanker Serviks

Selain itu, pengobatan kanker serviks yang diberikan pada penderita yang berada pada tahapan kanker seperti ini juga harus mempertimbangkan apakah sel-sel kanker sudah memasuki pembuluh getah bening atau tidak. Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan Kanker Serviks Stadium IA2

Lagi-lagi, harus diingat untuk faktor kesuburan yang ingin dipertahankan oleh penderita. Biopsi, histerektomi radikal, dan pengangkatan benjolan atau bengkak pada kelenjar getah bening di bagian pelvik. Jika pengobatan sudah dilakukan, selanjutnya adalah dokter harus tetap melakukan pemantauan dan pengawasan yang dibarengi dengan observasi yang mendalam. Pengobatan Kanker Serviks

Jika penderita tidak menginginkan untuk mempunyai keturunan kembali, ia dapat menjalani pengobatan histerektomi radikal dengan pengangkatan benjolan atau bengkak pada kelenjar getah bening pelvis. Serta, penderita kanker seviks juga dapat menggunakan pengobatan dengan metode terapi radiasi pada pelvis dan disertai dengan brasiterapi.

Pengobatan Stadium IB dan IIA

Pada stadium IB dan IIA, pengobatan yang dapat diberikan kepada penderita adalah radiasi, operasi, atau radiasi dengan disertai kemoterapi.

Pengobatan Stadium IB1 dan IIA1

Pengobatan atau treatmen standar yang diberikan ketika seorang penderita kanker serviks sudah memasuki stadium IB1 dan atau IIA1 adalah dengan melakukan histerektomi radikal dengan disertai pengangkatan bagian kelenjar getah bening yang terdapat hingga perut bagian atas. Jika penderita masih ingin memiliki keturunan, traselektomi radikal lebih direkomdasikan daripada tresektomi radikal.

Pengobatan Stadium IIB, III dan IVA

Pada stadium ini, terapi radiasi dengan disertai kemo adalah pengobatan yang sangat tepat dan sangat dianjurkan. Kemo yang diberikan dapat berupa kemo cisplatin atau cisplatin dengan flurorasil. Untuk radiasinya bisa menggunakan baik Radiasi sinar dalam dan brasiterapi.

Pengobatan Kanker Serviks Stadium IVB

Saat seorang penderita kanker serviks sudah memasuki stadium IVB, di saat inilah dimana sel kanker sudah menyebar ke pembuluh darah serta bagian-bagian tubuh yang lain. Pada stadium ini dapat dikatakan bahwa seorang penderita kanker serviks sudah tidak dapat disembuhkan lagi secara medis. Pengobatan kanker serviks yang diberikan seperti kemo ataupun terapi radiasi hanya akan mengurangi gejala yang timbul akibat penyebaran sel-sel kanker ke bagian-bagian tubuh yang lain. Obat-obatan yang biasanya diberikan kepada seorang penderita yang sudah memasuki stadium ini adalah cisplatin atau carboplatin, taxol, gemZar, atau topotecan. Obat bevacizumab dapat ditambahkan ke dalam obat untuk proses kemo.

Pengobatan Kanker Serviks Berdasarkan Stadium

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*