Pencegahan Kanker Serviks Stadium Awal

Pencegahan Kanker Serviks Stadium Awal

 

Pencegahan Kanker Serviks Stadium Awal – Kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian wanita tertinggi di Indonesia. Bahaya kanker serviks menjadi sangat fatal karena pada umumnya wanita di Indonesia masih enggan untuk melakukan pemeriksaan. Selain itu banyak orang yang tidak paham mengenai kanker serviks.

Kanker serviks bisa menyerang semua wanita di dunia. Pada dasarnya kanker serviks bisa menyerang wanita yang sudah masuk dalam tahap menopause, wanita yang berumur dibawah 35 tahun dan wanita dewasa yang sudah menikah.

Pencegahan Kanker Serviks Stadium Awal

Penyebab kanker serviks adalah sebuah virus yang bernama HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini menjadi virus yang sangat umum pada manusia, namun ada yang bisa hilang sendiri dan ada juga yang bisa menyebabkan kanker. Tipe umum HPV yang menyebabkan potensi besar kanker serviks adalah HPV nomor 16 dan 18. Meskipun ada lebih dari 20 jenis HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks namun tidak semua HPV menyebabkan kanker. Kontak melalui hubungan suami istri menjadi salah satu penyebab terbesar infeksi HPV pada wanita. Karena itu wanita yang sudah menikah harus lebih waspada terhadap resiko kanker serviks.

Pencegahan Kanker Serviks Stadium Awal

Agar tidak terjangkit penyakit ini lebih baik melakukan pencegahan. Ada banyak sekali cara mencegah kanker serviks yang dapat Anda lakukan. Berikut beberapa cara pencegahan kanker serviks stadium awal :

  1. Vaksinasi HPV

Di manapun anda berada saat ini, vaksinasi HPV adalah salah satu profilaktif kanker leher rahim yang paling efektif dan sudah terpercaya. Bahkan, baru – baru ini vaksin HPV dimasukin sebagai vaksin wajib oleh kementrian Indonesia. Kedepannya vaksin ini mungkin akan disubsidi pemerintah atau akan digratiskan agar semua wanita Indonesia mendapat kekebalan ini. Pencegahan Kanker Serviks Secara Alami

Vaksin HPV di berikan dalam tiga dosis terpisah biasanya pada bulan 0,1, dan 6 bulan. Usia paling dini untuk diberikan vaksin ini adalah usia 11 tahun atau 12 tahun. Vaksin HPV paling lambat diberikan pada saat usia 26 tahun sebagai vaksin catch up. Vaksin HPV juga dapat diberikan pada pria seperti pria yang gay dan homoseksual.

  1. Gaya hidup

Gaya hidup yang umum telah dipertimbangkan memiliki hubungan yang lemah terhadap kanker leher rahim. Gaya hidup tersebut adalah makanan yang tidak mengandung tinggi serat seperti buah dan sayur- sayuran. Tanda- tandanya adalah didapatkan berat badan yang berlebih.

Selain itu, wanita yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko dua kali lebih besar menderita kanker leher rahim dibandingkan wanita yang bukan perokok. Berdasarkan penelitian, bahan kimia yang menyebabkan kanker serta tembakau dari rokok ditemukan berada pada mukosa leher rahim atau serviks.

  1. Tomat

Tomat yang berwarna merah, juicy dan sudah matang adalah salah satu makanan yang dapat memberikan efek pencegahan kanker. Di dalam buah tomat terkandung lycopene yang merupakan antioksidan kuat yang terkandung dalam tomat. Lycopene dapat menghambat sejumlah sel kanker untuk berkembang seperti pada kanker payudara, kanker paru, kanker rahim dan kanker leher rahim. Peneliti berspekulasi bahwa lycopene dapat menlindungi sel dari kerusakan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena sistem kekebalan tubuh yang meniingkat akan melindungi tubuh dari virus HPV dan menghambat pertumbuhan sel yang abnormal.

Supaya anda mendapat keuntungan maksimal dari lycopene yang terkandung dalam tomal maka anda dapat mengonsumsi tomat secara langsung tanpa di masak dengan dijus atau juga bisa mengonsumsi tomat yang sudah di masak. namun, anda harus ingat bahwa zat lycopene yang terdapat dalam tomat yang sudah di masak dapat berkurang karena suhu panas saat memasak makanan akan menghancurkan dinding sel tanaman tomat. Akibatnya zat lycopene banyak yang keluar dan rusak sebelum dikonsumsi. Namun, anda dapat mendapat banyak lycopene dari memakan bua- buahan seperti semangka, anggur ungu dan paprika merah.

  1. Hindari menikah diusia kurang dari 18 tahun untuk wanita

Pada wanita yang baru menginjak usia 18 tahun ke bawah, sangat tidak disarankan melakukan hubungan seksual. Hal ini disebabkan karena organ reproduksi pada umur itu belum cukup matang untuk melakukan hubungan seksual. Sehingga pada usai itu dan sudah melakukan hubungan seksual dapat mengalami infeksi virus HPV yang merupakan penyebab utama dari kanker serviks. Selain itu, pada sebuah penelitan yang meneliti wanita hamil kurang dari 18 tahun memiliki rsiko menderita kanker serviks dua kali lebih besar dibandingkan wanita yang menunggu untuk hamil saat usia sudah mencapai 25 tahun.

  1. Hindari berganti- ganti pasangan seksual atau menikah lebih dari satu kali

Berganti-ganti pasangan seksual dapat meningkatkan risiko infeksi menula seksual seperti chlamidia, sifilis, dan HIV-AIDS. Infeksi menular seksual akan menyebabkanm mukosa leher rahim mengalami iritasi dan rusak sehingga mudah untuk terinfeksi virus HPV. Seorang wanita yang memiliki lebih dari satu pasanga nseksual memiliki risiko menderita kanker serviks lebih tinggi daripada wanita yang memiliki satu pasangan.

  1. Hindari Rokok

Berbagai zat yang terkandung dalam rokok dan tembakau dapat ditemukan pada mukosa atau lapisan selaput lendir kanker leher rahim atau kankker serviks. Substansi rokok dapat menyebabkan kanker leher rahim dengan merusak mater iDNA dalam sel leher rahim. Karena itu wanita yang merokok memiliki risiko yang lebih tinggi menderita kanker serviks daripada yang tidak.

  1. Batasi penggunaan kontrasepsi oral

Risiko seorang wanita menderita kanker serviks dan menggunakan kontrasepsi oral meningkat dibandingkan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral. Namun, saat wanita tersebut menghentikan penggunaaan kontrasepsi, risiko menderita kanker serviks menjadi normal kembali. Wanita yang menggunakan kontrasepsi oral selama 5 tahun memiliki peningktan risiko kanker serviks namun setelah 10 tahun penghentian kontrasepsi oral, risikonya kembali seperti orang normal.

Olahraga rutin juga harus Anda lakukan karena dengan olahraga yang rutin akan membuat metabolisme tubuh menjadi lancar. Orang yang memiliki metabolisme tubuh yang baik akan sehat dan sel kanker sulit berkembang pada tubuhnya. Olahraga yang Anda lakukan tidak harus jenis olahraga yang berat.

Anda cukup melakukan olahraga yang ringan seperti joging dan juga push up. Dengan melakukan semua cara pencegahan kanker serviks secara alami yang telah disebutkan, pasti Anda tidak akan kesulitan untuk mencegah penyakit berbahaya tersebut datang ke tubuh Anda. Cara tersebut juga sangat mudah untuk Anda lakukan dengan biaya yang murah. Itulah beberapa cara pencegahan kanker serviks stadium awal. Semoga bermanfaat …

Pencegahan Kanker Serviks Stadium Awal

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*