Pencegahan Kanker Serviks Pada Remaja

Pencegahan Kanker Serviks Pada Remaja

 

Kanker serviks atau sering dikenal dengan kanker mulut rahim/kanker serviks  adalah kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).

Pencegahan Kanker Serviks Pada Remaja

Pencegahan Kanker Serviks Pada Remaja

Setiap hari di Indonesia ada 40 orang wanita terdiagnosa dan 20 wanita meninggal karena kanker serviks. Karena kanker serviks merupakan penyakit yang telah diketahui penyebabnya dan telah diketahui perjalanan penyakitnya. Ditambah juga sudah ada metode deteksi dini kanker serviks dan adanya pencegahan dengan vaksinasi, seharusnya angka kejadian dan kematian akibat kanker servik dapat diturun. Banyaknya kasus kanker serviks di Indonesia disebabkan pengetahuan tentang kanker servik yang kurang sehingga kesadaran masyarakat untuk deteksi dini pun masih rendah.

Bagaimana cara pencegahan kanker serviks pada remaja ?

Agar tidak terjangkit penyakit ini lebih baik melakukan pencegahan. Ada banyak sekali upaya pencegahan kanker serviks pada remaja yang dapat dilakukan. Dengan melakukan pencegahan akan membuat Anda bisa terhindar dari penyakit yang berbahaya ini :

  1. Melakukan Pap Smear

Pencegahan kanker serviks pada remaja yang paling umum adalah dengan melakukan tes pap smear. Papsmear adalah alat skrining untuk mendeteksi adanya kanker serviks. wanita seharusnya mulai melakukan tes mencegahan kanker serviks sejak berusia 21 tahun. Wanita yang berusia 21 hingga 29 tahun setidaknya menerima tes pap smear setiap 3 tahun.

  1. Melakukan Suntik Vaksin HPV

Vaksinasi untuk kanker serviks baiknya di lakukan sebagai cara pencegahan kanker serviks pada remaja karena 70-80 % kanker serviks disebabkan adanya infeksi virus HPV tipe 16 dan 18. Vaksin HPV adalah vaksin yang tidak hidup akan tetapi tetap melindungi. Perlindungan dari vaksin HPV dapat sangat diharapkan bertahan lama akan tetapi tahap vaksinasi masih memerlukan skrining karena vaksin tidak bisa melindungi semua jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks.

  1. Hindari Rokok

Pencegahan kanker serviks pada remaja yaitu dengan menghindari rokok. Banyak pesan dan peringatan yang menyatakan bahwa rokok sangat membahayakan dan memicu timbulnya penyakit ringan atau berbahaya akan tetapi untuk sebagian orang (perokok) masih menganggap remeh pesan itu, mencegah kanker serviks stadium awal. Untuk anda wanita, penderita kanker serviks diantaranya adalah 30 persen dari wanita perokok aktif.

  1. Tak Terlalu Aktif Secara Seksual Di Usia Muda

Pencegahan kanker serviks pada remaja yaitu dengan cara tidak terlalu aktif secara seksual di usia muda. Ada baiknya wanita menunggu untuk melakukan hubungan seksual dan aktif secara seksual. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang telah aktif secara seksual di usia yang terlalu muda memiliki risiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang menunggu untuk aktif secara seksual di usia yang lebih tua.

  1. Produk Kimia Berbahaya

Pencegahan kanker serviks pada remaja yaitu dengan menghindari pemakaian produk kimia berbahaya. Kehidupan modern yang bersifat instans justru memicu timbulnya kanker. Kandungan berbahaya yang terdapat di dalam pembungkus dan bahan plastik yang terkena panas memicu timbulnya kanker. Minimalisir penggunaan sterofom, bahan plastik yang dipanaskan atau terkena plastik.

  1. Gaya Hidup Sehat

Melakukan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, rajin olahraga, dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi juga penting untuk pencegahan dini kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa perokok wanita memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker serviks.

Untuk pencegahan kanker serviks pada remaja, harus rajin memeriksakan kondisi organ intim dan rahim ke dokter. Dengan rajin memeriksakan organ intim akan membuat Anda lebih mengerti akan kondisi kesehatan organ intim yang Anda miliki.

Pencegahan Kanker Serviks Pada Remaja

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*