Kanker Serviks Stadium Awal

Kanker Serviks Stadium Awal

 

Kanker serviks adalah penyakit yang berhubungan dengan leher rahim yaitu pada organ reproduksi wanita sebagai pintu masuk menuju rahim. Penyebab utama dari kanker rahim adalah human papilloma virus atau HPV yang menyerang leher rahim.

Kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian wanita tertinggi di Indonesia. Bahaya kanker servik menjadi sangat fatal karena pada umumnya wanita di Indonesia masih enggan untuk melakukan pemeriksaan. Selain itu banyak orang yang tidak paham mengenai kanker servik. Mengetahui tentang kanker servik sudah seharusnya di pahami oleh semua orang termasuk laki-laki yang sudah menjadi suami atau ayah.

Kanker Serviks Stadium Awal

Kanker Serviks Stadium Awal

Kanker Serviks Stadium Awal

Sel rahim yang terinfeksi membutuhkan beberapa tahun untuk mengalami perubahan hingga menjadi kanker servik. Pada sel rahim yang abnormal dimana sel kanker dapat berkembang menjadi kanker disebut juga dengan cervical intra-epithelial neoplasia (CIN). Pada CIN yang yang disebut dengan istilah sel prekanker tidak ditangani lebih lanjut maka akan berisiko untuk berkembang menjadi kanker. Meskipun tidak semua wanita yang menderita CIN akan mengalami kanker.

Pada umumnya kanker servik mengalami perkembangan meliputi displasia ringan selama 5 tahun, displasia sedang 3 tahun, displasia berat selama 1 tahun baru menjadi kanker stadium 0. Pada tahap pra kanker wanita yang terinfeksi kanker servik tidak menimbulkan gejala, bahkan baru ditemukan setelah masuk pada stadium lanjut dan stadium akhir. Kanker servik atau kanker leher rahim dibagi menjadi 5 stadium berdasarkan dengan ukuran tumor, penyebaran kanker di dalam dan juga leher rahim dan penetrasi leher rahim.

Pada stadium 0 atau dikenal dengan pra kanker terjadi pertumbuhan karsinoma yang berada pada jaringan epitel leher rahim. Selanjutnya berkembang menjadi stadium 1, pada stadium 1 pertumbuhan kanker terbatas pada leher rahim .Sedangkan pada stadium 1a, secara mikroskopis menginvasi jaringan dan ukuran kanker sudah masuk pada proses penyebaran awal. Masuklah pada stadium 1a2 dimana kedalaman invalasi lebih dari 3 mm dan kurang dari 5 mm lebar kurang dari 7mm. Sedangkan pada stadium 1b, terjadinya lesi yang berukuran besar yang terjadi pada stadium 1a. Sedangkan pada 1b mengalami ukuran tumor kurang dari 4 cm dan pada stadium 1b2 mengalami tumor kurang dari 4 cm.

Gejala Kanker Serviks Stadium Awal

Kanker serviks adalah penyakit yang berhubungan dengan kondisi dimana wanita mengalami gangguan kesehatan pada leher rahim. Penyebab utamanya adalah HPV, meskipun demikian tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetik.

Kanker serviks sulit ditemukan gejalanya, bahkan baru dapat diketahui ketika wanita mengalami kanker serviks stadium akhir. Inilah yang membahayakan dan menyebabkan risiko kematian. Pada stadium awal kanker servik dapat disadari oleh penderita yaitu rasa sakit pada mulut rahim. Mekipun rasa sakit yang dialami tidak begitu sering akan tetapi semakin kanker serviks memasuki stadium lanjut maka akan terasa semakin sakit.

Selain itu kanker serviks dapat juga ditandai dengan pendarahan yang tidak normal. Pada wanita yang memiliki kanker servik mengalami kondisi pendarahan yang tidak normal pada organ genital, pada rentan waktu satu bulan dapat terjadi pendarahan sedikit ataupun kondisi yang parah.

Wanita yang mengalami kanker servik ditandai dengan keputihan yang abnormal. Wanita mengalami keputihan yang berbau, berwarna dan sangat berlendir. Sehingga sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter dikhawatirkan terjadi gangguan kesehatan reproduksi atau gejala awal dari kanker servik.

Pada wanita yang seringkali mengalami nyeri panggul yang hebat bahkan di luar menstruasi, ini merupakan kondisi abnormal. Nyeri panggul disaat saat lain sehingga berjam-jam dan timbul rasa sakit yang ringan, tajam atau sangat parah bisa menjadi salah satu gejala kanker servik. Begitupula dengan pendarahan yang terjadi setelah melakukan hubungan intim, tidak sedang menstruasi atau saat pemeriksaan panggul. Hal ini dapat disebabkan karena leher rahim mengalami iritasi. Pemeriksaan harus dilakukan meskipun tidak selamanya pendarahan yang dialami wanita setelah melakukan hubungan intim menjadi pertanda kanker serviks.

Kanker Serviks Stadium Awal

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*