GEJALA KANKER SERVIKS

GEJALA KANKER SERVIKS

Gejala kanker serviks stadium awal di tandai dengan munculnya keanehan pada daerah leher rahim atau serviks atau yang terjadi pada sekitar bagian intim wanita. Berikut adalah indikasi berbagai gejala awal yang dapat anda jadikan perhatian serius. Gejala kanker serviks stadium awal hampir tidak memiliki tanda yang dapat di amati secara jelas.

Gejala kanker serviks stadium lanjut dapat di deteksi lebih mudah di bandingkan dengan stadium awal, kelainan fisik dan berbagai keluhan akan sering muncul seiring meningkatnya stadium kanker ini. Gejala kanker serviks ini ada berbagai macam, namun berikut adalah gejala umum terjadi atau terinfeksinya kanker ini.

Gejala kanker serviks biasanya baru muncul ketika sel serviks yang abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya. Pada saat ini dapat timbul gejala seperti gangguan menstruasi, perdarahan vagina, serta keputihan, gejala kanker serviks juga berasal dari kebersihan pada vagina, dan bakteri yang menempel pada pakaian dalaman wanita.

gejala kanker serviks

gejala kanker serviks

Kebanyakan gejala kanker serviks tidak menunjukkan reaksi apapun. Sehingga kanker terus menyebar dan akhirnya baru bisa terdeteksi setelah mencapai stadium akhir yang sulit disembuhkan. Kanker serviks merupakan jenis penyakit berbahaya yang menyerang wanita. Penyebab utama kanker serviks (kanker leher rahim) adalah human papilloma virus (HPV) atau virus papiloma manusia. Virus ini ditemukan pada 77% perempuan yang terjangkit HIV-positif dan sisa nya kepada wanita siapa saja. Di Indonesia kanker serviks merupakan ancaman bagi wanita karena sesuai data yang ditemukan setiap hari 40 wanita yang dinyatakan kanker serviks, 20 diantaranya meninggal dunia. Di dunia setiap dua menit sekali wanita yang telah terdiagnosa kanker serviks meninggal dua menit sekali.

Karena tidak semua orang mengalami gejala kanker serviks, wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin agar gejala kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin. Sebab deteksi dini bisa meningkatkan kesempatan wanita untuk bertahan hidup setelah didiagnosis kanker.

Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker serviks pada wanita. Apa saja?

  • Gonta-ganti pasangan.Semakin sering bergonta-ganti pasangan maka gejala kanker serviks pun mulai menyerang dan semakin besar risiko wanita terinfeksi HPV dan terkena kanker serviks.
  • Seks usia dini. Melakukan hubungan seksual di usia yang masih sangat dini juga meningkatkan risiko infeksi HPV.
  • Penyakit menular seksual. Jika wanita menderita penyakit menular seksual, seperti chlamydia, kencing nanah, sifilis, atau HIV/AIDS, besar risiko mereka terserang kanker serviks.
  • Sistem imun rendah. Kebanyakan wanita yang terinfeksi HPV sebenarnya tidak pernah menderita kanker serviks sama sekali. Hal itu dikarenakan sistem imun mereka cukup tinggi. Namun jika terinfeksi HPV dan sistem imun tergolong rendah, wanita berisiko tinggi terserang kanker serviks.
  • Merokok. Rokok dan infeksi HPV adalah faktor risiko dari kanker serviks.

Itulah penjelasan mengenai penyebab dan faktor risiko dari kanker serviks pada wanita. Hindari hal tersebut demi menangkal serangan kanker serviks.

Gejala kanker serviks seringkali disalahartikan oleh wanita sebagai rasa sakit akibat menstruasi atau ovulasi. Kurangnya pengetahuan mengenai gejala kankers serviks membuat sebagian wanita tidak menyadari. Bahkan kanker ini akan menyerang siapa saja dalam rentan usia yang tak terbatas.

Gejala Awal Kanker Serviks

Pada stadium awal penderita kanker serviks sulit ditemukan gejalanya. Penderita kanker serviks pada awal terinfeksi virus layaknya seperti perempuan normal. Adapun pemeriksaan secara medis dengan bantuan tes pap dapat mendeteksi secara dini adanya gejala kanker serviks. Test pap dapat dilakukan pada usia 21 tahun dan selanjutnya dilakukan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Pada usia 30 akan dilakukan test pap dan juga tes HPV secara terus menerus hingga usia 65 tahun. Adapun gejala kanker serviks lain yang mengarah pada terinfeksinya virus HPV adalah sebagai berikut:

1.      Keputihan patogonis
keputihan (flour albus) yaitu keluarnya cairan selain darah dari kewanitaan dalam jumlah banyak. Meskipuun tidak semua keputihan berbahaya akan tetapi jika anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri berikut , anda harus waspada: Keluarnya cairan dalam jumlah banyak, Cairan berubah menjadi kental, Berbau tidak sedap, Berwarna tidak normal (kekuning-kuningan, kehijauan, kecoklatan), Timbul rasa panas dan gatal pada area kewanitaan, gejala kanker serviks seperti ini yang sering diabaikan oleh wanita.

2.       Sakit pada area kewanitaan

Gejala kanker serviks lainnya rasa sakit yang menyerang area kewanitaan disebabkan karena human papiloma virus (HPV) telah berkembang dan mengganggu imunitas tubuh sehingga berakibat perut bagian bawah sakit, muncul sakit pada paha, sakit pada persendiaan panggul saat menstruasi, sakit ketika buang air besar dan sakit ketika berhubungan badan.

3.      Pendarahan

Perlu diwaspadai jika gejla kanker serviks sudah mengeluarkan darah dari area kewanitaan anda sering dan berlangsung rutin maka harus memeriksakan segera pada dokter.

4.      Nyeri buang air kecil

Kantung kemih yang terinfeksi dengan virus akan mengakibatkan penderita mengalami rasa sakit buang air kecil ini merupakan gejala kanker serviks memasuki stadium lanjut.

5.      Timbul rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan seks

Gejala kanker serviks cepat timbul apabila sering menggonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual beresiko tinggi mengakibatkan kanker serviks.

6.      Penurunan nafsu makan

Gejala kanker serviks dapat menurunkan nafsu makan menyebakan imunitas berkurang sehingga rawan terjadi stress, cemas berlebih, dan menggangu energi.

7.      Bengkak pada kaki

Ketika anda mengalami kaki bengkak tanpa sebab , mungkin ini gejala kanker serviks yang manandai virus penyebab kanker serviks menyerang tubuh anda.

8.      Cepat Lelah

Gejala kanker serviks yang tidak dapat diprediksi adalah kelelahan yang menandakan anda terjangkit  HPV adalah kelelahan tanpa sebab.

Jika ada yang mengalami gejala kanker serviks di atas, sebaiknya cepat memeriksakan diri untuk mengetahui benar tidaknya kanker serviks sedang menjangkiti tubuh karena semakin lambat pemeriksaan dilakukan, semakin tidak jelas apa langkah yang mesti dilakukan.

Padahal tiap detik yang dimiliki oleh penderita kanker serviks amat berharga. Pengobatan kanker serviks harus dilakukan segera karena jika tidak bukan tidak mungkin kematian yang akan menghampiri. Selain itu, bagi para penderita yang kanker serviksnya telah berada di tahap stadium lanjutan bisa mengalami bengkak di bagian paha, berat badan turun drastis, dan sering mengalami pendarahan.

 

GEJALA KANKER SERVIKS

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*