Gejala Kanker Serviks Pada Remaja

Gejala Kanker Serviks Pada Remaja

 

Gejala Kanker Serviks Pada Remaja – Kanker serviks atau biasa disebut kanker mulut rahim biasanya diderita wanita berusia 35-40 tahun. Tapi, ternyata kanker serviks ini juga bisa diderita oleh remaja. Kanker serviks merupakan penyakit yang menyerang bagian organ reproduksi perempuan, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim, yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan dan rahim.

Gejala Kanker Serviks Pada Remaja

Gejala Kanker Serviks Pada Remaja

Kanker serviks ini disebabkan oleh virus HPV atau disebut juga Human Papilloma Virus. Virus mematikan ini bisa menyebar melalui cairan maupun sentuhan kulit, seperti hubungan seksual dengan pasangan berbeda-beda. Tanpa disadari, banyak hal yang kita anggap remeh, ternyata bisa menyebabkan virus tersebut berkembang dengan ganas di dalam tubuh kita. Di saat usia remaja, biasanya terjadi perubahan hormon sangat drastis yang bisa berpengaruh pada pola makan. Saat mengalami pubertas, nafsu makan remaja cenderung meningkat dan seringkali para remaja tidak memerhatikan makanan apa yang masuk ke dalam tubuhnya. Makanan yang mengandung banyak penyedap, zat pengawet, maupun zat pewarna bisa memudahkan virus HPV masuk ke dalam tubuh.

Gejala kanker serviks pada remaja mungkin tidak menunjukkan kondisi yang berarti, dan hanya dikira sebagai kondisi kurang fit saja. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali penyakit kanker serviks dan semua gejala kanker serviks yang ditimbulkan. Lalu apa saja gejala kanker serviks pada remaja ? Berikut gejala kanker serviks pada remaja antara lain :

  1. Pendarahan Tak Normal

Wanita yang memiliki kanker serviks biasanya mengalami gejala kanker serviks pendarahan yang tak normal pada bagian vagina. Dalam sebulan, pendarahan bisa jadi parah atau hanya sedikit.

  1. Keputihan Parah

Gejala kanker serviks lainnya adalah terjadinya keputihan yang cukup parah. Hal ini tentu saja berbeda bagi tiap wanita. Beberapa bisa mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal, atau sangat berlendir. Jika Anda mendapati keputihan yang tak biasa sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

  1. Nyeri Panggul

Seseorang bisa saja mengalami nyeri panggul saat mengalami menstruasi. Hal ini normal. Namun Anda harus waspada jika nyeri panggul terjadi di saat-saat lainnya. Wanita yang memiliki kanker serviks biasa mengalami gejala kanker serviks nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit sakit bisa berupa nyeri yang tajam, ringan, atau sangat parah.

  1. Pendarahan Saat Tidak Menstruasi Atau Saat Pemeriksaan Panggul

Terjadinya pendarahan saat tidak mentruasi atau pemeriksaan panggul adalah salah satu gejala kanker serviks. Hal ini disebabkan oleh iritasi pada leher rahim selama beraktivitas. Meski begitu, ada banyak hal yang bisa menyebabkan pendarahan setelah aktivitas atau seks pada wanita.

  1. Cairan Berbau

Salah satu tanda gejala kanker serviks adalah vagina mengeluarkan cairan berbau busuk. Cairan ini bisa jadi mengandung darah dan mungkin terjadi pada pra atau pasca menopause.

  1. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Merasa sakit dan nyeri saat buang air kecil bisa dirasakan penderita kanker serviks stadium lanjut. Hal ini biasa terjadi jika kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih.

  1. Peningkatan Frekuensi Kencing

Gejala kanker serviks lainnya adalah apabila Anda kerap buang air kecil, terlebih bila Anda tak hamil maka ada kemungkinan terkena kanker serviks.

  1. Tidak Nafsu Makan

Penurunan secara mendadak pada nafsu makan dapat juga jadi sinyal gejala kanker serviks bahwa terkena kanker serviks.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda dan itu adalah salah satu gejala kanker serviks.

  1. Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya gejala kanker serviks pembengkakan pada area seputar kaki.

Jika mendapati gejala kanker serviks pada remaja di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Kanker serviks bisa disembuhkan jika dideteksi dan dirawat lebih awal.

Dalam menghadapi kanker serviks, hal yang terbaik adalah jangan menunggu hingga gejala-gejala di atas muncul. Lakukan pemeriksaan pada daerah serviks secara rutin jika Anda sudah aktif secara seksual. Hal ini dapat mencegah kematian karena kanker serviks.

Untuk mengobati dan mencegah kanker serviks Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif.

Gejala Kanker Serviks Pada Remaja

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*