Ciri-Ciri Kanker Serviks Dan Pencegahannya

Ciri-Ciri Kanker Serviks Dan Pencegahannya

 

Ciri-Ciri Kanker Serviks Dan Pencegahannya – Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang terus dengan tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks.

Ciri-Ciri Kanker Serviks Dan Pencegahannya

Ciri-Ciri Kanker Serviks Dan Pencegahannya

Leher rahim sendiri adalah organ yang berbentuk seperti tabung silinder. Fungsinya yaitu menghubungkan vagina dengan rahim. Kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia. Namun, tes pap smear yang rutin dapat membantu mengetahui adanya kanker serviks secara dini.

Kanker serviks sering kali masih bisa disembuhkan jika ditemui sejak awal. Selain itu, ada beberapa metode untuk mengendalikan risiko kanker serviks, yang membuat angka kasus kanker serviks menurun.

Ciri-Ciri Kanker Serviks Pada Wanita

Berikut ciri-ciri kanker serviks pada wanita, antara lain :

  1. Keputihan Parah

Ciri-ciri kanker serviks pada wanita lainnya adalah terjadinya keputihan yang cukup parah. Hal ini tentu saja berbeda bagi tiap wanita. Beberapa bisa mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal, atau sangat berlendir. Jika Anda mendapati keputihan yang tak biasa sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

  1. Pendarahan Tak Normal

Wanita yang memiliki kanker serviks biasanya mengalami pendarahan yang tak normal pada bagian vagina. Dalam sebulan, pendarahan bisa jadi parah atau hanya sedikit.

  1. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Merasa sakit dan nyeri saat buang air kecil bisa dirasakan penderita kanker serviks stadium lanjut. Hal ini biasa terjadi jika kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih.

  1. Nyeri Panggul

Seseorang bisa saja mengalami nyeri panggul saat mengalami menstruasi. Hal ini normal. Namun Anda harus waspada jika nyeri panggul terjadi di saat-saat lainnya. Wanita yang memiliki kanker serviks biasa mengalami nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit sakit bisa berupa nyeri yang tajam, ringan, atau sangat parah.

  1. Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

  1. Pendarahan Saat Tidak Menstruasi, Setelah Seks, Atau Saat Pemeriksaan Panggul

Terjadinya pendarahan saat berhubungan seks atau pemeriksaan panggul adalah salah satu ciri-ciri kanker serviks pada wanita. Hal ini disebabkan oleh iritasi pada leher rahim selama beraktivitas. Meski begitu, ada banyak hal yang bisa menyebabkan pendarahan setelah aktivitas atau seks pada wanita.

  1. Cairan Berbau

Salah satu ciri-ciri kanker serviks pada wanita adalah vagina mengeluarkan cairan berbau busuk. Cairan ini bisa jadi mengandung darah dan mungkin terjadi pada pra atau pasca menopause.

  1. Peningkatan Frekuensi Kencing

Ciri-ciri kanker serviks pada wanita lainnya adalah apabila Anda kerap buang air kecil, terlebih bila Anda tak hamil maka ada kemungkinan terkena kanker serviks.

  1. Tidak Nafsu Makan

Penurunan secara mendadak pada nafsu makan dapat juga jadi sinyal bahwa terkena kanker serviks.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda dan itu adalah salah satu ciri-ciri kanker serviks pada wanita.

Jika mendapati ciri-ciri kanker serviks pada wanita di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Kanker serviks bisa disembuhkan jika dideteksi dan dirawat lebih awal.

Bagaimana cara pencegahan kanker serviks ?

Anda bisa menurunkan risiko terkena kanker serviks dengan mengurangi kemungkinan terkena infeksi HPV. Salah satu caranya adalah dengan melakukan vaksin HPV bila kamu berusia antara 9 hingga 26 tahun.

Disarankan untuk melakukan vaksinasi HPV sebelum kamu aktif secara seksual atau sebelum berhubungan intim. Selain vaksin HPV, ragam cara lain berikut juga bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan kanker serviks

  • Berhubungan Intim dengan aman

Virus HPV dapat menular melalui hubungan seksual. Oleh karena itu, lakukanlah hubungan intim secara aman, seperti dengan selalu menggunakan kondom. Berikut adalah cara memakai kondom yang benar.

Tidak hanya itu, wanita juga disarankan untuk tidak berganti-ganti pasangan. Pasalnya, semakin banyak pasangan berhubungan seksual yang kamu miliki, semakin tinggi risiko penularan HPV.

Usia saat pertama kali berhubungan seksual juga dianggap berpengaruh pada terjadinya kanker serviks. Semakin muda wanita melakukan hubungan intim pertamanya semakin tinggi risikonya terkena infeksi HPV.

  • Melakukan pap smear secara berkala

Pap smear adalah pemeriksaan sel-sel serviks untuk mendeteksi adanya sel pre-kanker sehingga kondisi dapat ditangani sedini mungkin. Pemeriksaan ini juga bisa dikombinasikan bersama uji HPV.

Wanita berusia 25-49 tahun dan aktif berhubungan seksual disarankan melakukan pemeriksaan ini setiap 3 tahun sekali, sedangkan wanita yang berusia 50-64 tahun disarankan melakukan pap smear setiap 5 tahun sekali.

  • Berhenti merokok

Wanita yang merokok dan terinfeksi HPV berisiko lebih tinggi menderita kanker serviks. Tidak hanya itu, perokok pun dianggap kurang mampu menyingkirkan HPV dari tubuhnya.

  • Batasi penggunaan kontrasepsi oral

Risiko seorang wanita menderita kanker serviks dan menggunakan kontrasepsi oral meningkat dibandingkan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral. Namun, saat wanita tersebut menghentikan penggunaaan kontrasepsi, risiko menderita kanker serviks menjadi normal kembali. Wanita yang menggunakan kontrasepsi oral selama 5 tahun memiliki peningktan risiko kanker serviks namun setelah 10 tahun penghentian kontrasepsi oral, risikonya kembali seperti orang normal.

Olahraga rutin juga harus Anda lakukan karena dengan olahraga yang rutin akan membuat metabolisme tubuh menjadi lancar. Orang yang memiliki metabolisme tubuh yang baik akan sehat dan sel kanker sulit berkembang pada tubuhnya. Olahraga yang Anda lakukan tidak harus jenis olahraga yang berat.

Mengenali ciri-ciri kanker serviks sedini mungkin dapat membantu kamu menurunkan risiko terkena penyakit ini. Ciri paling umum seseorang menderita kanker serviks adalah perdarahan tidak normal pada vagina, seperti setelah berhubungan intim ataupun setelah menopause.

Ciri-Ciri Kanker Serviks Dan Pencegahannya

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*