Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami

Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami

Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami – Bagi anda para wanita harus tahu bagaimana cara mencegah kanker serviks supaya anda tidak terkena salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh para wanita tersebut. Sebelum anda mengetahui pencegahannya, alangkah lebih baik jika anda juga mengetahui tentang gejala kanker serviks tersebut.

Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami

Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami

Kanker serviks atau kanker Rahim adalah kanker yang menyerang pada leher rahim perempuan yang disebabkan oleh virus HPV yang bisa ditularkan lewat kontak fisik. Sehingga, bagi para wanita harus sangat berhati-hati saat melakukan “hubungan” supaya penyakit tumor ganas ini tak bersarang ini rahim anda.

Pada suatu penelitian, hampir 100% kasus kanker leher rahim teruji 100% positif HPV. Walaupun sudah terinfeksi virus ini, hanya sejumlah kecil kasus yang akhirnya dapat berkembang menjadi kanker leher rahim. Bahkan, wanita yang memiliki satu pasangan seksual dapat terinfeksi virus HPV dan baru dapat terdeteksi satu atau dua tahun kemudian. Karena itu mencegah infeksi virus ini merupakan kunci dari cara mencegah kanker serviks secara alami :

  1. Vaksinasi HPV

Di manapun anda berada saat ini, vaksinasi HPV adalah salah satu profilaktif kanker leher rahim yang paling efektif dan sudah terpercaya. Bahkan, baru – baru ini vaksin HPV dimasukin sebagai vaksin wajib oleh kementrian Indonesia. Kedepannya vaksin ini mungkin akan disubsidi pemerintah atau akan digratiskan agar semua wanita Indonesia mendapat kekebalan ini.

Vaksin HPV di berikan dalam tiga dosis terpisah biasanya pada bulan 0,1, dan 6 bulan. Usia paling dini untuk diberikan vaksin ini adalah usia 11 tahun atau 12 tahun. Vaksin HPV paling lambat diberikan pada saat usia 26 tahun sebagai vaksin catch up. Vaksin HPV juga dapat diberikan pada pria seperti pria yang gay dan homoseksual.

  1. Gaya hidup

Gaya hidup yang umum telah dipertimbangkan memiliki huungan yang lemah terhadap kanker leher rahim. Gaya hidup tersebut adalah makanan yang tidak mengandung tinggi serat seperti buah dan sayur- sayuran. Tanda- tandanya adalah didapatkan berat badan yang berlebih.

Selain itu, wanita yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko dua kali lebih besar menderita kanker leher rahim dibandingkan wanita yang bukan perokok. Berdasarkan penelitian, bahan kimia yang menyebabkan kanker serta tembakau dari rokok ditemukan berada pada mukosa leher rahim atau serviks.

  1. Tomat

Tomat yang berwarna merah, juicy dan sudah matang adalah salah satu makanan yang dapat memberikan efek pencegahan kanker. Di dalam buah tomat terkandung lycopene yang merupakan antioksidan kuat yang terkandung dalam tomat. Lycopene dapat menghambat sejumlah sel kanker untuk berkembang seperti pada kanker payudara, kanker paru, kanker rahim dan kanker leher rahim. Peneliti berspekulasi bahwa lycopene dapat menlindungi sel dari kerusakan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena sistem kekebalan tubuh yang meniingkat akan melindungi tubuh dari virus HPV dan menghambat pertumbuhan sel yang abnormal.

Supaya anda mendapat keuntungan maksimal dari lycopene yang terkandung dalam tomal maka anda dapat mengonsumsi tomat secara langsung tanpa di masak dengan dijus atau juga bisa mengonsumsi tomat yang sudah di masak. namun, anda harus ingat bahwa zat lycopene yang terdapat dalam tomat yang sudah di masak dapat berkurang karena suhu panas saat memasak makanan akan menghancurkan dinding sel tanaman tomat. Akibatnya zat lycopene banyak yang keluar dan rusak sebelum dikonsumsi. Namun, anda dapat mendapat banyak lycopene dari memakan bua- buahan seperti semangka, anggur ungu dan paprika merah.

  1. Hindari menikah diusia kurang dari 18 tahun untuk wanita

Pada wanita yang baru menginjak usia 18 tahun ke bawah, sangat tidak disarankan melakukan hubungan seksual. Hal ini disebabkan karena organ reproduksi pada umur itu belum cukup matang untuk melakukan hubungan seksual. Sehingga pada usai itu dan sudah melakukan hubungan seksual dapat mengalami infeksi virus HPV yang merupakan penyebab utama dari kanker serviks. Selain itu, pada sebuah penelitan yang meneliti wanita hamil kurang dari 18 tahun memiliki rsiko menderita kanker serviks dua kali lebih besar dibandingkan wanita yang menunggu untuk hamil saat usia sudah mencapai 25 tahun.

  1. Hindari berganti- ganti pasangan seksual atau menikah lebih dari satu kali

Berganti-ganti pasangan seksual dapat meningkatkan risiko infeksi menula seksual seperti chlamidia, sifilis, dan HIV-AIDS. Infeksi menular seksual akan menyebabkanm mukosa leher rahim mengalami iritasi dan rusak sehingga mudah untuk terinfeksi virus HPV. Seorang wanita yang memiliki lebih dari satu pasanga nseksual memiliki risiko menderita kanker serviks lebih tinggi daripada wanita yang memiliki satu pasangan.

  1. Hindari Rokok

Berbagai zat yang terkandung dalam rokok dan tembakau dapat ditemukan pada mukosa atau lapisan selaput lendir kanker leher rahim atau kankker serviks. Substansi rokok dapat menyebabkan kanker leher rahim dengan merusak mater iDNA dalam sel leher rahim. Karena itu wanita yang merokok memiliki risiko yang lebih tinggi menderita kanker serviks daripada yang tidak.

  1. Batasi penggunaan kontrasepsi oral

Risiko seorang wanita menderita kanker serviks dan menggunakan kontrasepsi oral meningkat dibandingkan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral. Namun, saat wanita tersebut menghentikan penggunaaan kontrasepsi, risiko menderita kanker serviks menjadi normal kembali. Wanita yang menggunakan kontrasepsi oral selama 5 tahun memiliki peningktan risiko kanker serviks namun setelah 10 tahun penghentian kontrasepsi oral, risikonya kembali seperti orang normal.

Cara Mencegah Kanker Serviks Secara Alami

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*