Gejala Kanker Serviks Stadium 1B

Gejala Kanker Serviks Stadium 1B

 

Gejala Kanker Serviks Stadium 1B – Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat kanker serviks, rujukan menemui dokter spesialis akan diberikan.

Gejala Kanker Seviks Stadium 1B

Gejala Kanker Seviks Stadium 1B

Gejala kanker serviks stadium 1B mungkin tidak menunjukkan kondisi yang berarti, dan hanya dikira sebagai kondisi kurang fit saja. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali penyakit kanker serviks/Rahim dan semua gejala kanker serviks yang ditimbulkan. Berikut gejala kanker serviks stadium 1B antara lain :

  1. Pendarahan Tak Normal

Wanita yang memiliki kanker serviks biasanya mengalami gejala kanker serviks stadium 1B seperti pendarahan yang tak normal pada bagian vagina. Dalam sebulan, pendarahan bisa jadi parah atau hanya sedikit.

  1. Keputihan Parah

Hal ini tentu saja berbeda bagi tiap wanita. Beberapa bisa mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal, atau sangat berlendir. Jika Anda mendapati keputihan yang tak biasa sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

  1. Nyeri Panggul

Seseorang bisa saja mengalami nyeri panggul saat mengalami menstruasi. Hal ini normal. Namun Anda harus waspada jika nyeri panggul terjadi di saat-saat lainnya. Wanita yang memiliki kanker serviks biasa mengalami gejala kanker serviks stadium 1 seperti nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit sakit bisa berupa nyeri yang tajam, ringan, atau sangat parah.

  1. Pendarahan Saat Tidak Menstruasi, Setelah Seks, Atau Saat Pemeriksaan Panggul

Terjadinya pendarahan saat berhubungan seks atau pemeriksaan panggul adalah salah satu gejala kanker serviks stadium 1B. Hal ini disebabkan oleh iritasi pada leher rahim selama beraktivitas. Meski begitu, ada banyak hal yang bisa menyebabkan pendarahan setelah aktivitas atau seks pada wanita.

  1. Cairan Berbau

Salah satu tanda gejala kanker serviks stadium 1B adalah vagina mengeluarkan cairan berbau busuk. Cairan ini bisa jadi mengandung darah dan mungkin terjadi pada pra atau pasca menopause.

  1. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Merasa sakit dan nyeri saat buang air kecil bisa dirasakan penderita kanker serviks. Hal ini biasa terjadi jika kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih.

  1. Peningkatan Frekuensi Kencing

Gejala kanker serviks stadium 1B lainnya adalah apabila Anda kerap buang air kecil, terlebih bila Anda tak hamil maka ada kemungkinan terkena kanker serviks.

  1. Tidak Nafsu Makan

Penurunan secara mendadak pada nafsu makan dapat juga jadi sinyal gejala kanker serviks stadium 1B bahwa terkena kanker serviks.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda dan itu adalah salah satu gejala kanker serviks stadium 1B.

  1. Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

Jika mendapati gejala kanker serviks stadium 1B di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Kanker serviks bisa disembuhkan jika dideteksi dan dirawat lebih awal.

Untuk mengobati dan mencegah gejala kanker serviks stadium 1B, Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker.

S.Lutena juga berfungsi sebagai herbal ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. Suplemen S.Lutena juga berfungsi sebagai ANTIAGING dan ANTIOKSIDAN yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. S.Lutena mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus/Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb. Gejala Kanker Serviks Stadium 1B

Gejala Kanker Serviks Stadium 1B

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

 

Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan – Penyakit kanker serviks yang menyerang wanita pada bagian intim ini merupakan salah satu penyakit yang dapat membunuh jutaan wanita yang ada di dunia. Untuk itu, kanker serviks adalah penyakit yang mempunyai urutan nomer satu sebagai penyakit yang dapat menyebabkan kematian bagi sang penderitanya. Sel kanker yang menyerang pada bagian kandungan atau bawah uterus akan semakin menyebar jika tidak segera di tangani dengan pengobatan yang benar.

Banyak sekali orang yang bertanya tentang apakah penderita mempunyai kemungkinan untuk hamil atau apakah wanita yang sedang mengandung dapat di serang oleh penakit yang ganas ini? dan apakah ada pengaruh kanker serviks ini pada kehamilan dan juga janin? Dalam artikel ini saya akan memberikan beberapa jawaban yang akan dapat menjawab pertanyaan – pertanyaan diatas. Kanker serviks ini berbeda dengan kanker payudara yang juga menyerang pada wanita. Kanker serviks ini dapat di derita oleh wanita yang hamil maupun tidak hamil. Dan dalam artikel ini akan saya ulas beberapa informasi mengenai Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan dan Janin. Perlu di ketahui bahwa bahaya kanker serviks yang di derita ibu hamil akan dapat membahayakan pada janin yang ada di dalam kandungannya. Nah sebelum mengulas Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan, saya akan membahas terlebih dahulu mengenai gejala kanker serviks.

Gejala Kanker Serviks Pada Ibu Hamil

Perlu Anda tahu, bahwa gejala awal kanker serviks pada stadium awal akan sangat sulit terdeteksi. Bahkan mereka cenderung sama seperti kebanyakan wanita normal. Nah, agar ibu hamil mengetahui gejala kanker serviks sejak dini, yuk simak ulasannya berikut ini mengenai gejala kanker serviks :

  • Keputihan patogonis

Keputihan atau flour albus ini merupakan cairan yang keluar dari organ intim wanita dalam jumlah yang banyak selain darah. Walaupun tidak semua jenis keputihan itu berbahaya, namun ibu hamil harus tetap berhati-hati ketika keluarnya keputihan dengan ciri-ciri sebagai berikut: keluarnya cairan keputihan dalam jumlah yang tidak sedikit, cairan yang berubah menjadi kental, memiliki aroma bau yang tidak sedap, memiliki warna yang tidak normal, munculnya rasa gatal juga panas pada bagian vagina. Nah, ketika ibu hamil mengalami beberapa gejala seperti itu, maka sebaiknya cepatlah periksakan ke dokter.

  • Sakit pada area kewanitaan

Ketika virus HPV mulai menyerang, biasanya akan timbul rasa sakit di bagian kewanitaan, hal ini disebabkan oleh HPV yang memang telah berkembang serta mengganggu imunitas tubuh sehingga bisa menimbulkan sakit di bagian bawah perut, munculnya sakit atau ngilu pada bagian paha, merasakan sakit ketika tengah buang air besar, bahkan akan merasakan sakit ketika melakukan hubungan intim.

  • Pendarahan

Pada wanita normal atau wanita yang tidak tengah hamil, gejala kanker serviks yaitu keluarnya darah. Namun banyak diantaranya kaum wanita yang beranggapan bahwa pendaharan tersebut muncul dikarenakan siklus menstruasi yang tidaklah normal, namun kalian tetap harus mewaspadainya ketika darah yang keluar dari area vagina sering bahkan berangsur rutin, maka segeralah periksakan hal tersebut ke dokter.

  • Nyeri buang air kecil

Kantung kemih yang memang terkena infeksi firus HPV akan mengakibatkan penderitanya mengalami rasa sakit atau bahkan nyeri ketika mereka buang air kecil, dan hal ini merupakan gejala kanker serviks yang harus di waspadai, karena telah memasuki stadium lanjut.

  • Timbul rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan seks

Ketika ibu hamil tengah melakukan hubungan intim dengan suami, maka ibu hamil akan merasakan sakit sampai mengeluarkan darah, dan hal ini disebabkan oleh adanya infeksi yang terjadi pada leher rahim yang sudah parah.

  • Penurunan nafsu makan

Turunnya nafsu makan juga bisa menyebabkan imunitas menurun, sehingga resiko terjadinya stress akan meningkat, cemas yang berlebihan, serta bisa mengganggu energy. Bukan hanya itu, hal ini juga bisa merupakan salah satu pertanda awal terjadinya gejala kanker serviks.

  • Bengkak pada kaki

Jika Anda mengalami bengkak pada kaki secara tiba-tiba tanpa adanya alasan yang jelas, mungkin saja hal ini merupakan serangkaian pertanda kalau virus yang menyebabkan kanker serviks mulau menyerang tubuh Anda.

  • Cepat Lelah

Rasa lelah yang diakibatkan oleh virus HPV merupakan rasa lelah yang di rasakan tanpa adanya sebab yang menyerang waktu Anda santai.

Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Apa saja pengaruh kanker serviks pada kehamilan ? Dan ini lah ringkasan dari beberapa pengaruh kanker serviks pada kehamilan dan Janin diantaranya adalah :

  • Kelahiran Bayi Prematur

Resiko pertama yang mungkin dialami dari kondisi kanker serviks yang terjadi pada masa kehamilan adalah kelahiran bayi prematur. Kondisi ini tentu menjadi hal yang menyeramkan terjadi pada buah hati anda. Bagaimanapun setiap orangtua tentunya menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya.

Resiko kelahiran bayi prematur akan mungkin membuat impian memiliki bayi yang lahir dengan sehat menjadi hancur. Untuk itu, sebaiknya segera konsultasikan masalah kanker serviks anda ke dokter. Bila perlu lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mendeteksi masalah gangguan pada organ kewanitaan sejak dini.

  • Keguguran

Resiko paling menakutkan dari kanker serviks yang dialami pada masa kehamilan adalah keguguran pada bayi. Hal ini dikarenakan pada beberapa kondisi tertentu adanya kanker membuat janin dalam kandungan perlu diangkat dengan alasan keamanan dan keselamatan.

Bahkan penelitan menunjukan bahwa seorang wanita yang menderita kanker serviks bahkan tidak memiliki kemungkinan untuk hamil. Hal ini tentu menjadi hal yang sangat menakutkan. Akibat dari tahapan tertentu perawatan dan penanganan kanker serviks akan memungkinkan pengangkatan rahim harus dilakukan.

  • Hambatan Proses Perkembangan Janin

Adanya inferksi virus yang terjadi pada bagian rahim akan mungkin mempengaruhi perkembangan janin didalamnya. Dimana kondisi ini akan mengakibatkan adanya hambatan proses perkembangan janin dalam kandungan. Kondisi ini pada umumnya disebabkan adanya neoplasma yang berbahaya. Dampaknya janin anda tidak akan bertumbuh dan berkembang dengan normal seperti bayi pada umumnya. Hal ini bisa memicu resiko bayi cacat pada saat dilahirkan.

  • Hambatan Proses Persalinan

Selain mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan. Adanya kanker serviks pun bisa menyebabkan gangguan pada proses persalinan. Akibat adanya jaringan sel kanker serviks proses persalinan yang normal akan dapat terkendala. Masalah ini tentu akan menjadi ancaman yang mengerikan  untuk anda.

Jadi itulah beberapa pengaruh kanker serviks pada kehamilan. Kanker serviks yang terjadi tidak dapat disepelekan begitu saja. Diperlukan penanganan yang efektif dengan berkonsultasi dengan dokter. Agar demikian masalah ini bisa segera diatasi dengan baik. Semoga bermanfaat ^^

Pengaruh Kanker Serviks Pada Kehamilan

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Serviks Karena Keturunan ?

Kanker Serviks Karena Keturunan ?

 

Kanker Serviks Karena Keturunan ? Kanker leher rahim atau serviks masih menjadi momok bagi perempuan, termasuk perempuan Indonesia. Dari data setiap tahun ditemukan 528.000 kasus baru kanker serviks, di mana 266 ribu kematian setiap tahun dan sepertiganya di Asia Tenggara. Di Indonesia, kanker serviks merupakan pembunuh ke-2 perempuan di Indonesia. Salah satu problematik dari keganasan kanker serviks berkembang di Indonesia disebut karena kesadaran pencegahan penyakit belum maksimal.

Virus penyebab kanker serviks adalah Human Papilloma Virus (HPV), khususnya tipe 16 dan 18 yang tergolong tipe tinggi risiko kanker. Virus ini dengan mudah didapat oleh mereka yang aktif secara seksual. Namun demikian, saat seseorang terinfeksi, 95 persen kasus dapat hilang dengan sendirinya dengan perlawanan imunitas tubuh.

HPV penyebab kanker serviks yang ditularkan dapat bertahan dalam jaringan epitel di daerah serviks selama 10 sampai 15 tahun. Dr. Andi mengatakan, HPV penyebab kanker tidak akan langsung menimbulkan gejala tertentu, dengan demikian kanker serviks menjadi sulit untuk dideteksi. Vaksinasi dan skrining alat kelamin melalui metode pap smear adalah jalan terbaik untuk mencegah kanker serviks.

Kanker Serviks Karena Keturunan

Kanker Serviks Karena Keturunan

Kanker Serviks Karena Keturunan ? Benarkah ?

BANYAK masyarakat yang salah persepsi jika kanker serviks adalah penyakit turunan. Padahal, kanker leher rahim disebabkan oleh virus menular, dan hanya sedikit kasus disebabkan oleh faktor keturunan.

Seperti yang telah di sebutkan diatas, kanker serviks karena keturunan mungkin saja bisa terjadi. Karena salah satu faktor risiko penyakit kanker adalah faktor genetik. Secara sederhana, yang disebut dengan faktor risiko adalah suatu faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengidap penyakit tertentu. Perlu diperhatikan bahwa faktor risiko bukanlah penyebab langsung timbulnya penyakit.

Faktor genetik pada penyakit kanker diturunkan dari generasi ke generasi. Dengan demikian, yang diturunkan adalah faktor risiko genetiknya, bukan penyakit kankernya secara langsung. Faktor risiko genetik biasanya merupakan suatu variasi atau mutasi urutan DNA, yang berbeda-beda antara etnisitas satu dan yang lainnya dan antara penyakit kanker satu dan yang lainnya.

Jika seseorang memiliki faktor risiko genetik untuk penyakit kanker tertentu, maka ia memiliki kerentanan lebih tinggi dibanding orang lain untuk menderita penyakit kanker tersebut.

Seberapa besar risiko atau kemungkinannya bergantung dari:

  1. Jenis penyakit kankernya.

Peran faktor genetik antara jenis penyakit kanker satu dan lainnya berbeda-beda. Misalnya, sebagian sangat besar penyakit kanker payudara memiliki pola kekerabatan, sementara hanya 10% penyakit kanker indung telur yang memiliki pola kekerabatan.

  1. Jenis variasi genetik yang dibawa orang tersebut.

Berdasarkan kontribusinya dalam meningkatkan risiko kanker, variasi genetik dapat dibagi 3 tipe, yaitu tipe penetransi tinggi, sedang, dan rendah. Variasi genetik tipe penetransi tinggi memiliki pengaruh paling besar dalam meningkatkan risiko kanker, dst. Pada kanker payudara faktor risiko genetik dengan penetrasi paling tinggi adalah mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2. Penelitian menunjukkan, jika seseorang membawa mutasi pada kedua gen ini, maka ia memiliki resiko 10 kali lebih tinggi menderita kanker payudara dibanding orang yang tidak membawa mutasi pada kedua gen tersebut.

  1. Jarak kekerabatan dengan anggota keluarga yang menderita kanker.

Semakin dekat jarak kekerabatan seseorang dengan anggota keluarga yang menderita kanker maka semakin tinggi risikonya menderita kanker yang sama. Dalam hal ini tentunya ‘first degree relatives’ (ayah, ibu, anak dan saudara sekandung) menunjukkan risiko paling tinggi.

Bisakah kanker serviks karena keturunan bisa di cegah ?

Faktor risiko genetik tidak dapat diubah (setidaknya untuk saat ini). Namun, faktor risiko genetik hanya satu dari berbagai faktor resiko lain, seperti lingkungan dan pola hidup. Faktor-faktor risiko lain ini tentunya adalah variabel yang dapat dikendalikan. Pencegahan timbulnya kanker biasanya adalah pengendalian dari faktor-faktor lingkungan dan pola hidup. Faktor-faktor lingkungan dan pola hidup ini berbeda-beda antara satu penyakit kanker dan penyakit kanker lainnya.

Benarkah kanker serviks karena keturunan bisa sembuh ?

Kanker serviks karena keturunan bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam Super Lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super Lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S.Lutena Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Serviks Karena Keturunan ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Serviks Stadium 2 Bisa Sembuh

Kanker Serviks Stadium 2 Bisa Sembuh

 

Kanker Serviks Stadium 2 Bisa Sembuh – Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang sangat menakutkan bagi wanita. Semua wanita yang pernah melakukan hubungan seksual bisa berpotensi untuk terkena kanker serviks. Kanker serviks adalah jenis kanker yang tumbuh pada jaringan disekitar leher rahim atau dalam istilah medis disebut dengan nama seviks. Leher rahim adalah organ reproduksi wanita yang terdapat pada bagian vagina dan rahim. Kanker serviks menjadi sangat menakutkan karena kanker ini memiliki masa pertumbuhan yang lambat, dimulai sejak jaringan leher rahim terinfeksi virus penyebab kanker serviks.

Kanker serviks stadium 2 adalah jenis kanker yang telah mencapai ukuran sekitar 4 cm pada jaringan leher rahim dan menyebar ke jaringan vagina bagian atas. Kanker serviks stadium 2 dibagi menjadi dua tingkat yaitu stadium 2A dan 2B. Berikut ini pembagian kanker serviks stadium 2 menurut perbedaan penyebaran jaringan sel kanker.

  • Kanker serviks stadium 2A adalah kanker yang telah menyebar di sekitar leher rahim dan bagian luar termasuk vagina atas tetap tidak menyebar hingga ke bagian rahim. Kanker serviks stadium 2A biasanya dibagi menjadi dua jenis. Jika ukuran kanker atau tumor memiliki ukuran lebih kecil dari 4 cm maka masuk dalam tahap 2A1. Dan jika tumor yang ditemukan memiliki ukuran lebih dari 4 cm maka termasuk dalam tahap 2A2.
  • Kanker serviks stadium 2B adalah apabila saat pemeriksaan ditemukan penyebaran sel kanker hingga bagian luar leher rahim dan masuk ke jaringan pada bagian rahim.
Kanker Serviks Stadium 2 Bisa Sembuh

Kanker Serviks Stadium 2 Bisa Sembuh

Kanker serviks stadium 2 mungkin tidak akan memperlihatkan gejala khusus yang mudah di sadari oleh penderita. Namun beberapa kelainan dibawah ini bisa digunakan untuk mengamati munculnya sel kanker serviks.

  • Muncul pendarahan dalam waktu tertentu menjelang masa menopause atau pada saat menstruasi. Pendarahan ini bisa membuat penderita merasa lemah dan lelah karena darah yang keluar sangat banyak.
  • Muncul rasa sakit pada bagian panggul bawah namun bisa hilang sendiri dan terkadang menjadi gejala awal dari pendarahan.
  • Penderita kanker serviks stadium 2 terkadang juga tidak memiliki gejala khusus seperti pendarahan, namun hanya keputihan yang menimbulkan bau tidak enak.

Benarkah kanker serviks stadium 2 bisa sembuh ?

Kanker serviks stadium 2 bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Secara umum, S Lutena memiliki manfaat sebagai anti aging (anti penuaan) bagi tubuh. Yakni; Anti Aging Mata, Anti Aging Otak, Anti Aging Kulit, Anti Aging Imunitas, Anti Aging Metabolisme, dan Anti Aging Organ Keseluruhan. Konsumsi 3 kapsul Super Lutein setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna. Dua puluh (20) menit setelah konsumsi, Super Lutein akan diserap oleh pencernaan, dan dalam waktu empat puluh (40) menit diserap oleh mata. Oleh karenanya, setelah konsumsi Super Lutein pandangan mata akan lebih cerah dan terang.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam Super Lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super Lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S.Lutena Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker serviks stadium 2 bisa sembuh  dengan S.Lutena. Ayoo segera hubungi kami untuk memesan S.Lutena. Stock TERBATAS !!

Kanker Serviks Stadium 2 Bisa Sembuh

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ?

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ?

 

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ? Sebelum membahasa mengenai Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang terus dengan tidak terkendali.

Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks. Leher rahim sendiri adalah organ yang berbentuk seperti tabung silinder. Fungsinya yaitu menghubungkan vagina dengan rahim.

Kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia. Namun, tes pap smear yang rutin dapat membantu mengetahui adanya kanker serviks secara dini.

Kanker serviks sering kali masih bisa disembuhkan jika ditemui sejak awal. Selain itu, ada beberapa metode untuk mengendalikan risiko kanker serviks, yang membuat angka kasus kanker serviks menurun.

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ?

Kanker tidak selalu menimbulkan gejala benjolan dan tidak semua benjolan adalah suatu kanker. Organ yang dekat dengan permukaan tubuh dan benjolan cukup besar, barulah dapat teraba ataupun terlihat, misal benjolan pada payudara, benjolan dalam perut pada hepatoma, dan sebagainya. Namun pada organ yang terdapat di dalam, seperti kanker serviks (leher rahim), kanker prostat, maka tidak dapat melalui perabaan.

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ?

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ?

Untuk mendiagnosis suatu penyakit kanker, diperlukan informasi lengkap dari gejala, pemeriksaan fisik dan penunjang secara menyeluruh. Dan untuk mendiagnosis pasti berdasarkan dari pemeriksaan patologi anatomi (PA), yaitu pemeriksaan melihat sebagian jaringan dengan alat mikroskop untuk mengetahui jenis sel apa yang terdapat pada jaringan tersebut.

Gejala awal munculnya kanker serviks

Biasanya, saat sel serviks mulai berubah tapi belum dikatakan kanker, tubuh tidak menunjukkan gejala apapun. Padahal, semakin dini perubahan sel serviks ini diketahui, semakin mudah kanker serviks bisa dicegah dan diobati.

Jika sel serviks yang abnormal ini dibiarkan, maka bisa berubah menjadi sel kanker dan menimbulkan gejala awal, seperti:

  • Pendarahan yang tidak normal pada vagina, seperti pendarahan saat tidak sedang menstruasi, setelah berhubungan seks, atau setelah menopause
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Keputihan yang tidak normal dan berbau tidak sedap
  • Nyeri panggul

Gejala kanker serviks juga bisa semakin parah saat kanker serviks sudah memasuki stadium lanjut, di antaranya adalah:

  • Anemia karena perdarahan vagina yang tidak normal
  • Terasa sakit atau nyeri pada panggul, punggung, dan kaki
  • Masalah buang air kecil karena ginjal atau ureter tersumbat
  • Urine atau feses bocor ke dalam vagina, karena terbentuk fistula (suatu saluran abnormal yang menghubungkan vagina dengan kandung kemih atau rektum)
  • Penurunan berat badan

Pencegahan kanker serviks yang perlu dilakukan

Perubahan sel leher rahim yang terdeteksi sejak dini dapat mencegah sel abnormal berubah menjadi sel kanker. Sehingga, melakukan pap smear merupakan cara terbaik untuk mendeteksi perkembangan sel kanker pada leher rahim. Pap smear bisa menunjukkan perubahan sel abnormal pada leher rahim sebelum berubah menjadi kanker, sehingga kanker serviks bisa dicegah.

Hasil pap smear yang abnormal bisa berarti ada perubahan pada sel serviks, hal ini bisa ditunjukkan dengan:

  • Adanya peradangan atau iritasi pada leher rahim. Hal ini bisa disebabkan oleh infeksi pada serviks akibat HPV.
  • Adanya perubahan sel menjadi abnormal, disebut dengan displasia serviks. Perubahan sel yang belum termasuk sel kanker, tapi mungkin bersifat prakanker.
  • Tanda kanker yang lebih serius, yang ditandai dengan perubahan pada lapisan permukaan serviks.
  • Tanda kanker mulai menyebar, perubahan sel ini meluas ke jaringan di luar serviks.

Selain melakukan pap smear, pencegahan kanker seviks juga bisa dilakukan dengan vaksinasi HPV. Vaksin HPV dapat mendorong tubuh menciptakan antibodi untuk melawan virus HPV, sehingga tubuh bisa menciptakan pertahanan yang lebih kuat.

Mendapatkan vaksin HPV sedini mungkin, bahkan sebelum Anda mulai berhubungan seksual secara aktif, sangat dianjurkan untuk mencegah kanker serviks.

Mengobati Kanker Serviks

Kanker serviks bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kanker Serviks Bisa Diraba, Benarkah ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Awal Kanker Serviks

Tanda Awal Kanker Serviks

 

Tanda Awal Kanker Serviks yang harus di waspadai !! Setiap perempuan berisiko terkena kanker leher rahim dan di Indonesia hampir setiap jam terdapat 1 perempuan yang meninggal akibat kanker serviks.

Hal ini terjadi karena kesadaran yang kurang pada para wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Pasalnya, pada tahap awal, kanker leher rahim tidak menimbulkan gejala atau keluhan sama sekali. Pada tahap awal ini, pemeriksaan pada daerah serviks menjadi sangat penting untuk mendeteksi adanya perubahan yang terjadi pada daerah serviks.

Tanda Awal Kanker Serviks

Tanda Awal Kanker Serviks

Gejala dan keluhan akan muncul ketika kanker serviks telah berada pada stadium yang lebih lanjut. Hal tersebut tentunya amat perlu diwaspadai para wanita.

Apa saja berbagai tanda awal kanker serviks ? Berikut tanda awal kanker serviks antara lain :

  • Keputihan Parah

Gejala kanker serviks lainnya adalah terjadinya keputihan yang cukup parah. Hal ini tentu saja berbeda bagi tiap wanita. Beberapa bisa mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal, atau sangat berlendir. Jika Anda mendapati keputihan yang tak biasa sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

  • Pendarahan Tak Normal

Wanita yang memiliki kanker serviks biasanya mengalami pendarahan yang tak normal pada bagian vagina. Dalam sebulan, pendarahan bisa jadi parah atau hanya sedikit.

  • Nyeri Panggul

Seseorang bisa saja mengalami nyeri panggul saat mengalami menstruasi. Hal ini normal. Namun Anda harus waspada jika nyeri panggul terjadi di saat-saat lainnya. Wanita yang memiliki kanker serviks biasa mengalami nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit sakit bisa berupa nyeri yang tajam, ringan, atau sangat parah.

  • Cairan Berbau

Salah satu gejala kanker serviks adalah vagina mengeluarkan cairan berbau busuk. Cairan ini bisa jadi mengandung darah dan mungkin terjadi pada pra atau pasca menopause.

  • Nyeri Saat Buang Air Kecil

Merasa sakit dan nyeri saat buang air kecil bisa dirasakan penderita kanker serviks stadium lanjut. Hal ini biasa terjadi jika kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih.

  • Peningkatan Frekuensi Kencing

Gejala kanker serviks lainnya adalah apabila Anda kerap buang air kecil, terlebih bila Anda tak hamil maka ada kemungkinan terkena kanker serviks.

  • Tidak Nafsu Makan

Penurunan secara mendadak pada nafsu makan dapat juga jadi sinyal bahwa terkena kanker serviks.

  • Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda dan itu adalah salah satu gejala kanker serviks.

  • Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

Jika mendapati gejala kanker serviks di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Kanker serviks bisa disembuhkan jika dideteksi dan dirawat lebih awal.

Dalam menghadapi kanker serviks, hal yang terbaik adalah jangan menunggu hingga gejala-gejala di atas muncul. Lakukan pemeriksaan pada daerah serviks secara rutin jika Anda sudah aktif secara seksual. Hal ini dapat mencegah kematian karena kanker serviks.

Untuk mengobati dan mencegah tanda awal kanker serviks Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif.

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Tanda Awal Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Serviks Stadium 4 Sembuh

Kanker Serviks Stadium 4 Sembuh

 

Kanker Serviks Stadium 4 SembuhKanker serviks stadium 4 adalah salah satu fase tertinggi dari kategori kanker serviks. Kondisi kanker seviks ini sudah masuk dalam tahap stadium lanjut. Salah satu penyebab angka kematian tertinggi penderita kanker serviks adalah terlambatnya proses pemeriksaan kanker. Di beberapa negara maju seperti Amerika, Inggris dan Eropa, kanker serviks lebih cepat ditangani karena biasanya ditemukan dalam kondisi yang masih awal. Sementara di negara berkembang (termasuk Indonesia) pemeriksaan kanker serviks belum terlalu dipahami oleh masyarakat.

Kanker Serviks Stadium 4 Sembuh

Kanker Serviks Stadium 4 Sembuh

Gejala Kanker Serviks Stadium 4

Kanker serviks stadium 4 adalah kondisi kanker yang sudah masuk dalam tahap lanjut. Kanker pada kondisi ini sudah menyebar ke berbagai organ lain dalam tubuh bahkan diluar bagian leher rahim. Kondisi kanker yang sudah menyebar ke bagian kandung kemih hingga rektum masuk dalam stadium 4A. Jika kanker telah masuk ke organ lain seperti paru-paru maka akan masuk dalam stadium 4B. Gejala dari kanker serviks stadium 4 adalah seperti di bawah ini.

  • Terjadi pendarahan hebat saat tidak sedang menstruasi dan menjelang atau sesudah masuk tahap menopause.
  • Ada rasa sakit yang muncul pada tulang, otot dan panggul bagin bawah.
  • Muncul rasa sakit yang berlebihan saat buang air besar atau buang air kecil dan bahkan kadang disertai dengan pendarahan.
  • Mengalami gangguan nafsu makan, lelah dan badan menjadi lebih lemah.
  • Biasanya penderita akan mengalami penurunan berat badan yang terjadi dalam waktu yang sangat cepat.
  • Terkadang jika kanker telah menyebar ke bagian otot tubuh, maka seluruh badan akan merasa sakit dan tidak nyaman.

Bisakah kanker serviks stadium 4 sembuh ?

Kanker serviks stadium 4 bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Secara umum, S Lutena memiliki manfaat sebagai anti aging (anti penuaan) bagi tubuh. Yakni; Anti Aging Mata, Anti Aging Otak, Anti Aging Kulit, Anti Aging Imunitas, Anti Aging Metabolisme, dan Anti Aging Organ Keseluruhan. Konsumsi 3 kapsul Super Lutein setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna. Dua puluh (20) menit setelah konsumsi, Super Lutein akan diserap oleh pencernaan, dan dalam waktu empat puluh (40) menit diserap oleh mata. Oleh karenanya, setelah konsumsi Super Lutein pandangan mata akan lebih cerah dan terang.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam Super Lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super Lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S.Lutena Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Serviks Stadium 4 Sembuh

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Resiko Kanker Serviks Pada Masa Kehamilan

Resiko Kanker Serviks Pada Masa Kehamilan

 

Resiko Kanker Serviks Pada Masa Kehamilan – Kanker serviks merupakan suatu keganasan pada serviks akibat adanya infeksi virus HPV. Infeksi virus HPV ini didapatkan melalui hubungan seksual. Setiap wanita berisiko terkena infeksi HPV namun infeksi HPV lebih banyak terjadi pada wanita yang aktif secara seksual.

Resiko Kanker Serviks Pada Masa Kehamilan

Resiko Kanker Serviks Pada Masa Kehamilan

Kanker serviks pada masa kehamilan merupakan suatu kondisi yang sangat jarang terjadi. Penanganan kanker biasanya ditunda guna meneruskan kehamilan hingga selesai. Penanganan yang diberikan sementara adalah untuk mengurangi gejala yang timbul. Beberapa literatur ilmiah mengatakan bahwa terminasi atau penghentian kehamilan disarankan terutama pada trimester 1&2 guna sang Ibu sesegera mungkin mendapatkan terapi untuk kanker serviksnya.

Apabila kehamilan ingin tetap dilanjutkan maka terapi untuk kanker serviks ditunda terlebih dahulu. Kehamilan dapat diteruskan hingga bayi siap dilahirkan dengan proses sectio caesarea. Tindakan sectio caesarea dipilih guna menghindari adanya kontak bayi dengan mulut rahim yang terinfeksi. Setelah bayi lahir, sang Ibu dapat memulai terapi guna menghilangkan sel-sel kanker yang menyerang tubuhnya.

Apa resiko kanker serviks pada masa kehamilan ?

Nah, untuk mengetahui resiko kanker serviks pada masa kehamilan maka tak perlu khawatir. Beberapa informasi dibawah ini akan memandu anda mengetahui pengaruhnya terhadap kandungan.

  1. Kelahiran Bayi Prematur

Resiko pertama yang mungkin dialami dari kondisi kanker serviks yang terjadi pada masa kehamilan adalah kelahiran bayi prematur. Kondisi ini tentu menjadi hal yang menyeramkan terjadi pada buah hati anda. Bagaimanapun setiap orangtua tentunya menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya.

Resiko kelahiran bayi prematur akan mungkin membuat impian memiliki bayi yang lahir dengan sehat menjadi hancur. Untuk itu, sebaiknya segera konsultasikan masalah kanker serviks anda ke dokter. Bila perlu lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mendeteksi masalah gangguan pada organ kewanitaan sejak dini.

  1. Keguguran

Resiko paling menakutkan dari kanker serviks yang dialami pada masa kehamilan adalah keguguran pada bayi. Hal ini dikarenakan pada beberapa kondisi tertentu adanya kanker membuat janin dalam kandungan perlu diangkat dengan alasan keamanan dan keselamatan.

Bahkan penelitan menunjukan bahwa seorang wanita yang menderita kanker serviks bahkan tidak memiliki kemungkinan untuk hamil. Hal ini tentu menjadi hal yang sangat menakutkan. Akibat dari tahapan tertentu perawatan dan penanganan kanker serviks akan memungkinkan pengangkatan rahim harus dilakukan.

  1. Hambatan Proses Perkembangan Janin

Adanya inferksi virus yang terjadi pada bagian rahim akan mungkin mempengaruhi perkembangan janin didalamnya. Dimana kondisi ini akan mengakibatkan adanya hambatan proses perkembangan janin dalam kandungan. Kondisi ini pada umumnya disebabkan adanya neoplasma yang berbahaya. Dampaknya janin anda tidak akan bertumbuh dan berkembang dengan normal seperti bayi pada umumnya. Hal ini bisa memicu resiko bayi cacat pada saat dilahirkan.

  1. Hambatan Proses Persalinan

Selain mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan. Adanya kanker serviks pun bisa menyebabkan gangguan pada proses persalinan. Akibat adanya jaringan sel kanker serviks proses persalinan yang normal akan dapat terkendala. Masalah ini tentu akan menjadi ancaman yang mengerikan  untuk anda.

Penularan Kanker Serviks

Nah, lalu sebenarnya bagaimanakah cara penularan kanker serviks itu?

  1. Hubungan seks usia muda

Semakin muda seorang perempuan melakukan hubungan seks, semakin besar risikonya untuk terkena kanker serviks. Berdasarkan penelitian para ahli, perempuan yang melakukan hubungan seks pada usia kurang dari 17 tahun mempunyai resiko 3 kali lebih besar daripada yang menikah pada usia lebih dari 20 tahun.

  1. Sering berganti pasangan

Sering bergonta-ganti pasangan seks akan meningkatkan potensi penularan penyakit kelamin. Penyakit yang ditularkan seperti infeksi human papilloma virus (HPV) telah terbukti dapat meningkatkan timbulnya kanker serviks, penis dan vulva. Resiko terkena kanker serviks menjadi 10 kali lipat pada wanita yang mempunyai partner seksual 6 orang atau lebih. Di samping itu, virus herpes simpleks tipe-2 dapat menjadi faktor pendamping.

  1. Merokok

Wanita perokok berpotensi 2 kali lebih besar menderita kanker serviks dibanding wanita yang non perokok. Lendir serviks pada wanita perokok mengandung nikotin dan zat-zat lainnya yang ada di dalam rokok. Zat-zat tersebut akan menurunkan daya tahan serviks dan juga merupakan ko-karsinogen infeksi virus.

  1. Defisiensi asam folat

Kekurangan asam folat dapat meningkatkan risiko terjadinya displasia ringan dan sedang, serta mungkin juga meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks pada wanita yang makanannya rendah beta karoten dan retinol (vitamin A).

  1. Penggunaan kloset duduk di WC umum

Hal ini dikarenakan kondisi lembabnya toilet yang menjadi tempat subur bagi virus HPV untuk berkembang biak. Terlebih, WC umum jarang dibersihkan. HPV bisa menular melalui kontak kulit dengan bibir WC. Konklusi ini berasal dari penemuan tidak wajar pada anak berumur 4 tahun yang menderita kanker serviks. Padahal anak seumur itu tentunya belum menstruasi. Dari situ, diduga penularan virus ini berasal dari WC umum.

Jadi demikian masalah kanker serviks yang terjadi tidak dapat disepelekan begitu saja. Diperlukan penanganan yang efektif dengan berkonsultasi dengan dokter. Agar demikian masalah ini bisa segera diatasi dengan baik. Sekian artikel mengenai resiko kanker serviks pada masa kehamilan. Semoga bermanfaat ^^

Resiko Kanker Serviks Pada Masa Kehamilan

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks

Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks

 

Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks — Dibanding mengobati, langkah mencegah terjadinya penyakit dianggap lebih tepat dan murah. Berbagai cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV), mengubah gaya hidup, sampai mengonsumsi makanan yang sehat dan berfungsi untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks

Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks

Makan berbagai makanan sehat tak diragukan lagi menjadi salah satu faktor penting untuk hidup sehat. Para peneliti mengungkapkan bahwa sebenarnya mengkonsumsi berbagai jenis makanan bisa mencegah pertumbuhan sel kanker pada rahim. Konsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan, flavonoid, asam folat, dan karotenoid dipercaya bisa mencegah kanker rahim.

Hubungan makanan dengan kanker serviks memang sangat kuat. Makanan menjadi nutrisi untuk tubuh, tapi selain itu makanan bisa mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Beberapa jenis makanan mengandung enzim khusus yang bisa menyerang sel kanker dan mendukung sistem hormon reproduksi yang seimbang. Berikut ini adalah 10 Jenis Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks, antara lain:

  1. Pepaya

Berasal dari Amerika Tengah, tanaman pepaya saat ini banyak dibudidayakan di negara tropis. Terkenal dengan sebutan “buah para malaikat” oleh Christopher Columbus, pepaya adalah pembangkit tenaga sejati. Salah satu buah dengan vitamin C terbaik (bahkan lebih baik dari jeruk), juga mengandung beta-cryptoxanthin dan zeaxanthin. Kombinasi nutrisi ini dikaitkan dengan tingkat infeksi HPV yang lebih rendah, dan para ahli percaya bahwa mengonsumsi satu pepaya per minggu sudah bisa mengurangi risiko wanita tertular kanker serviks. HPV atau Human papillomavirus adalah salah satu virus yang menyebabkan penyakit menular seksual paling umum. Pada wanita, infeksi HPV juga menyebabkan kanker serviks, vagina, vulva, anus, mulut, dan tenggorokan.

  1. Raspberry

Raspberry penuh nutrisi dan sangat lezat, namun kalorinya sangat rendah. Studi klinis menunjukkan konsumsi harian raspberry merah dapat mencegah perkembangan sel yang terinfeksi HPV. Efek ini sangat mungkin disebabkan oleh konsentrasi asam ellagic raspberry yang tinggi – senyawa alami yang memiliki sifat anti-mutagenik dan anti-karsinogenik. Dalam beberapa kasus, ia juga mampu menyebabkan apoptosis (kematian sel) pada sel kanker. Selanjutnya, asam ellagic yang ditemukan pada raspberry merah mampu bertahan dalam kondisi panas maupun beku. Jadi, ketika Anda memakan raspberry segar, beku atau panas, manfaatnya sebagai makanan pencegah kanker serviks tidak berkurang.

  1. Teh Hijau

Manfaat teh hijau lebih terkenal dapat menurunkan berat badan, namun manfaat kesehatan dari minum teh hijau lebih bervariasi dari itu. Memang, bukti menunjukkan bahwa teh hijau juga dapat membantu mencegah banyak jenis kanker, termasuk sebagai minuman pencegah kanker serviks. Katekin, senyawa yang bertanggung jawab atas penurunan berat badan pada teh hijau, terbukti sangat efektif untuk melindungi sel dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh radikal bebas. Tapi zat anti kanker teh hijau tidak berakhir di situ. Teh hijau juga telah terbukti menekan urokinase, sejenis enzim yang berperan dalam metastasis sel kanker (penyebaran) pada pasien kanker serviks. Anda bisa menambahkan sedikit jus jeruk yang kaya vitamin C ke dalam teh hijau Anda – penelitian menunjukkan bahwa vitamin C membuat katekin dalam teh hijau lebih banyak agar tubuh dapat menyerapnya.

  1. Asparagus

Asparagus adalah makanan dengan glutathione tertinggi (349 nM glutathione /g berat basah), “antioksidan” yang mendapat sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Glutathione memiliki fungsi luas, di antaranya sebagai makanan pencegah kanker serviks. Sebagai contoh, glutathione terbukti efektif melindungi sel dari kerusakan radikal bebas, mendetoksifikasi zat asing seperti karsinogen, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mempengaruhi limfosit.

  1. Kunyit

Kunyit, bumbu yang berwarna kuning, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia untuk mengobati berbagai kondisi penyakit. Dalam beberapa tahun terakhir, pengobatan barat mulai memberi perhatian pada tanaman yang luar biasa ini. Peneliti telah mengidentifikasi sejumlah sifat antikanker dalam kunyit yang dapat membuatnya efektif melawan berbagai jenis kanker dan menjadikannya sebagai salah satu makanan pencegah kanker serviks. Kunyit terbukti mengandung senyawa yang dapat mengidentifikasi sel kanker secara spesifik dan menginduksi penghancuran sel tersebut – tanpa merusak sel sehat. Kunyit juga mengandung senyawa antioksidan kuat dan dapat mencegah pembentukan nitrosamine dan menghambat produksi aflatoksin – dua proses yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

  1. Brokoli

Brokoli salah satu makanan terbaik yang dapat Anda makan jika mencari makanan pencegah kanker serviks. Manfaat brokoli yang luar biasa ini lantaran kandungan senyawa luar biasa yang telah terbukti dapat menghilangkan racun karsinogenik, mencegah mutasi DNA, menginduksi apoptosis sel kanker, mencegah perkembangan tumor jinak ke tumor ganas, dan membantu mencegah penyebaran kanker dari satu organ ke organ lainnya. Untuk memaksimalkan manfaat brokoli sebagai antikanker, sebaiknya dimakan mentah atau dikukus sebentar saja. Karena bila Anda memasaknya terlalu lama akan mengghancurkan sulforaphane – zat anti kanker serviks yang penting dalam brokoli (menurut satu penelitian, memasak dapat menghancurkan sebanyak 90% sulforaphane pada brokoli).

  1. Daun Arugula

Sering didapati dalam salad, arugula adalah sayuran yang termasuk dalam keluarga brokoli, kembang kol, dan kubis. Arugula penuh manfaat kesehatan yang mempromosikan fitokimia dan vitamin. Ini adalah sumber glukosinolat yang hebat dan dapat berubah menjadi isothiocyanate saat dikunyah. Isothiocyanates diketahui menetralkan karsinogen dan menghambat proliferasi sel kanker. Klorofil, pigmen tanaman yang mempunyai sifat anti-kanker, berkontribusi besar terhadap arugula sebagai makanan pencegah kanker serviks. Arugula kaya akan vitamin C dan betakaroten (sekitar lima kali jumlah yang ditemukan di selada).

  1. Lobak

Lobak bisa dijadikan sebagai makanan pencegah kanker serviks karena mengandung glucosinolates dan phytochemicals. Beberapa peneliti menemukan, glucosinolates dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Glucosinolates terdapat dalam banyak sayuran, seperti brokoli dan kubis, namun kandungan glukosinolate pada lobak lebih banyak (lobak telah terbukti memiliki glukosinolate hingga 10 kali lebih banyak daripada brokoli).

  1. Ceri

Ceri mengandung alkohol perillyl (POH), yang ternyata efektif dalam menghancurkan berbagai sel kanker secara in vitro dan in vivo. Saat membeli ceri, lebih baik memilih buah yang tumbuh secara organik bila memungkinkan, karena ceri yang tumbuh secara konvensional sering mengandung pestisida tingkat tinggi dan senyawa kimia lainnya.

  1. Anggur

Kulit anggur merah memiliki kandungan antioksidan terkenal yang disebut resveratrol. Jus anggur dan anggur merah juga mengandung antioksidan ini. Menurut National Cancer Institute, resveratrol mungkin berguna mencegah kanker dari awal dan penyebarannya. Studi laboratorium menemukan bahwa hal itu membatasi pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker

Itulah 10 Jenis Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks yang sangat baik Anda konsumsi. Apalagi jika anda berminat untuk mencari kelebihanya demi mengurangi resiko kanker serviks. Makanan yang disarankan tadi juga memiliki cita rasa yang enak. Jadi memiliki fungsi ganda, yakni sekalian kuliner namun juga berguna untuk menjaga tubuh.

Makanan Untuk Mencegah Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Kanker Serviks Stadium 2 WA/SMS 0812 9127 3879 Banggai Kepulauan

Obat Kanker Serviks – Kanker serviks ialah jenis kanker selain kanker payudara karena kanker yang cukup mengancam dengan muncul di komponen leher rahim ini bisa terjadi justru pada wanita yang berada di usia 30-45 tahun. Pada umur hal yang demikian, wanita masih terbilang aktif secara seksual, maka benar-benar bahaya jika wanita hingga mengidap penyakit ini. Leher rahim itu sendiri mempunyai fungsi sebagai pintu masuk dari Miss V menuju rahim dan sedangkan kanker ini bisa saja dialami oleh wanita yang usianya di bawah 25 tahun, konsisten saja usia hal yang demikian tak seperti itu berisiko dibandingan wanita usia antara 30-45.

Tips Mencegah Kanker Serviks

Ini bukanlah hal mudah untuk menentukan pengobatan seperti apa yang bakal paling baik dan tepat sasaran, tetapi hal ini selalu bisa dikonsultasikan dengan para ahli tim medis yang menangani kita. Berikut di bawah ini kita akan membahas mengenai obat kanker serviks tradisional. Berikut beberapa variasi obat kanker serviks tradisional, antara lain :

  1. Tanaman Sarang Semut Papua

Tanaman sarang semut papua bisa dibuat sebagai obat kanker mulut rahim tradisional. Tanaman sarang semut mengandunng flavonoid, tookoferol, polifenol, anti oksidan, anti kanker. Kandungan flavonoid mampu menghentikan perkembangan aktif dari sel kanker servik, menghambat siklus pembelahan sel, tubuh menerima kekebalan tubuh. Uniknya, tumbuhan ini memiliki rongga di dalam umbinya seperti daerah berinteraksi semut. Rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari secara teratur menerima hasil postif kearah penyembukan bagi penderita kanker mulut rahim.

  1. Kunyit Putih

Salah satu obat kanker servik tradisional merupakan kunyit putih. Kunyit putih mengandung minyak atsiri yang diduga bisa menyelesaikan pembengkakan (anti-inflamasi) dan meningkatkan kekebalan tubuh (immunostimulan) serta antioksidan. Penelitian ini didukung oleh American Institute of Cancer untuk mencegah kanker. Konsumsilah rebusan kunyit putih secara teratur tiap hari untuk mencegah kanker mulut rahim.

  1. Keladi Tikus

Keladi tikus merupakan variasi obat kanker serviks tradisional. Keladi tikus berhasiat untuk menonaktifkan sel kanker, mematikan jaringan sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Keladi tikus mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. Pernyataan perihal keladi tikus menyembuhkan kanker di dukung penelitian Prof Dr chris KH Theo dari Universitas Sains Malaysia.

  1. Daun Sirsak

Daun sirsak telah diteliti sejak dahulu bermanfaat menmbunuh sel-sel aktif kanker, menolong cara kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan dan juga mencegah radikal bebas. Untuk obat kanker mulut rahim tradisional, buatlah rebusan daun sirsak dari 2 hingga 3 daun sirsak muda dan utuh, rebus selama 20 menit kemudian saring dan konsumsi air selagi hangat atau dingin.

  1. Tapak Dara

Catharanthus roseus (tapak dara) mengandung senyawa yaitu vinkristin dan vinblastin yang mempunyai khasiat menumpas sel kanker. Adapun untuk membikin obat kanker serviks tradisional dari daun tapak dara seharusnya dicampurkan dengan buah adas, kulit kayu pulasari, gula merah kemudian direbu dengan tiga gelas air dan air rebus diminum tiga kali sehari masing-masing separo gelas.

  1. Daun Belimbing

Bagi yang di rumah memiliki tanaman belimbing, tidak cuma buahnya saja yang bisa dinikmati, namun bagian daunnya bahkan dapat dijadikan obat kanker mulut rahim tradisional untuk para penderita kanker mulut rahim. Malahan ada sejumlah macam daun lainnya yang bisa kita kombinasikan dengan daun belimbig supaya hasil penyembuhan kanker serviks lebih sempurna.

 

Obat Kanker Serviks Ampuh & Alami

Obat Kanker Serviks Ampuh dan Alami yang bisa mengobati kanker mulut rahim dan berbagai penyakit lainnya secara TUNTAS. Untuk mengobati kanker serviks Anda bisa mengkonsumsi suplemen anti kanker.  Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, melainkan yang paling kami rekomendasikan merupakan suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah TERBUKTI bermanfaat mencegah pertumbuhan kanker. Kecuali benar-benar tepat sasaran juga sangat aman dan secara khusus lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai Obat Anti Kanker NO. 1, dan bertahun-tahun telah diandalkan oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang rupanya secara efektif menuntaskan permasalahan secara EFEKTIF. Salah satu keunggulan dari S-Lutena merupakan BEBAS dari EFEKSAMPING karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena berprofesi sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang kapabel mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat pantas untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus impian dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, KINI GILIRAN Anda !

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment